Kontras Cuaca yang Menginspirasi Koleksi Masshiro & Co

Cause you’re hot and you’re cold. 

 

Nuansa klasik mampu menampilkan kesan elegan. Karakter tersebut ditonjolkan secara poetic oleh Masshiro & Co lewat koleksi terbarunya yang bertajuk Monsoon. Dalam merancang koleksi itu, Rama Dauhan sang head designer terinspirasi oleh fenomena alam sebagaimana judul koleksinya. Hal itu diterjemahkan dengan eksplorasi ragam detail asimetris, potongan tak biasa hingga volume unik. 

Peristiwa alam monsoon di mana hujan lebat terjadi secara singkat di musim panas mengisyaratkan sebuah kontras dalam satu realita. Cerahnya awan di langit terwakili oleh palet putih klasik khas Masshiro & Co yang kini hadir dalam kreasi kemeja mandarin collar aksen draped, shirt dress hingga detachable cape sebagai statement pieces. Sementara bertransisi ke cuaca hujan diwakili oleh palet biru dengan material tencel denim yang sejuk dikreasikan menjadi sleeveless shirt dan belted outer.

Neutral palette seperti nude juga menghiasi atasan bersiluet longgar dengan pola asimetris. Warna beige dalam rupa short bermaterial airy hadir pula dalam versi long pants dan vest dengan aksen applique berbentuk bunga bersentuhan unfinished. Dalam kampanye koleksi Monsoon, Masshiro & Co dan Rama Dauhan mendaulat aktris Adinia Wirasti sebagai muse yang mewakili sisi poetic.

Koleksi ini tersedia secara eksklusif di butik Masari Senayan City.