Back to nature.
Alam punya pesona magis untuk memukau. Daya pikat ini yang dibawa oleh Biyan Wanaatmadja dalam karya-karyanya untuk koleksi Spring/Summer 2024. Memasuki usia empat dekade, Ia beretrospeksi lewat presentasi koleksi bertema tropikal di ballroom Hotel Intercontinental Pondok Indah Jakarta beberapa waktu lalu.
Memasuki area presentasi koleksi, hadir susunan dahan pohon yang ditata di beberapa titik lengkap dengan guguran daun yang berserakan di lantai. Teduh, yaitu nuansa yang ia suguhi dari perjalanan karyanya dengan alunan musik live. Aktris Laura Basuki menjadi peraga pembuka mengenakan padu padan kemeja berkerah payet emas, celana palazzo sutra warna putih tulang dan tulle cape aksen lace nan delicate yang menggambarkan poin vokal karakter koleksi ini.
Implementasi kesan tropis terwakili oleh ragam motif tropical botanical, toile du Jouy, hingga Chinoiserie. Mereka hadir dalam model shirt cape dress sutra bersiluet longgar yang comfy, oversized parka nan sporty, jaket emas aksen applique yang bold hingga overcoat ber-applique motif kupu-kupu nan intricate. Material payet turut andil memberi glamorama lewat kreasi midi skirt, short sleeve maxi dress, bahkan slip dress yang seduktif.
Romantisme Biyan kali ini tak hanya terwujud oleh aksentuasi frills, namun langkahnya menjadi adaptif dengan merilis lini menswear secara perdana. Model Rizal Rama, kembali menjadi peraga perdana lini ini dengan overcoat dan celana longgar. Diikuti oleh delicacy lain dari kreasi short sleeve shirt warna olive transparan motif geometris, oversized sets dalam motif botanical cerah, hingga aksi crafty dari crochet di kreasi kemeja. Beauty in complexity.