Kehangatan Totoro Jiwai Koleksi Kapsul Loewe

Kawaii overload.

 

Sejak pendiriannya di tahun 1985 oleh sutradara Hayao Miyazaki dan Isao Takahata, Studio Ghibli telah menghasilkan sederet film-film animasi yang memenangkan banyak penghargaan. Salah satu karakter terikonik mereka adalah Totoro dari film “My Neighbor Totoro”, sebuah karakter enigmatik, lucu, sekaligus hangat yang menemani petualangan kedua kakak beradik muda, Mei dan Satsuki. Kini, karakter tersebut memasuki ranah high fashion melalui sebuah capsule collection menggemaskan dari Loewe.

There is a natural longing for heartwarming feelings right now. When I think of a movie that affords me that kind of solace, speaking just as directly to a child as it does to an adult, that movie is ‘My Neighbor Totoro’,” ucap Creative Director Jonathan Anderson mengenai latar personal dari penciptaan koleksi kapsul ini. Selain itu, terbentuknya koleksi ini pun didorong oleh Loewe yang melihat bahwa ada kesamaan esensial antara diri mereka dengan Studio Ghibli, yakni kecintaan masing-masing kepada craft, artisanal techniques, hingga kesadaran akan pentingnya harmoni dengan alam sebagaimana tersirat pada film animasi tersebut.

Kolaborasi Loewe x My Neighbor Totoro mengambil ikonografi karakter Totoro dalam sebuah koleksi yang terdiri dari clothing, leather bags, dan aksesoris. Youthful and poetic, the collection preserves the sense of wonder of the Ghibli movie. Ikonografi “My Neighbor Totoro” serta elemen-elemen fantasi mereka diinterpretasikan sebagai prints, allover prints, jacquard intarsia, dan leather marquetry. Intarsia unik bergambar Totoro menghias tas Puzzle, Hammock, dan Balloon, serta aksesoris berupa pouch, case, dan dompet. Rasa lepas di udara bebas menjelma menjadi potongan loose dan relaxed pada t-shirt, hooded sweatshirts, jumpers, culottes, dan biker jacket

Campaign dari koleksi ini diabadikan oleh fotografer Gray Sorrenti, dimana pesan film My Neighbor Totoro untuk penjelajahan dan persaudaraan dengan alam dieksplorasi secara kreatif. Para model tampil sedang berpetualang di sebuah hutan sambil bermain petak umpet, mewujudkan narasi yang penuh fantasi. “The message is one of dreamy serenity and hands-on creativity – of being at one with nature and with one’s own inner child – which is especially important right now and, I think, always will be.” jelas Jonathan Anderson.