Merging the two houses’ traditions.
Sejak empat tahun lalu, Berluti dan Hublot kerap bekerjasama untuk mengkreasikan seri jam tangan yang mempertemukan keahlian sang rumah mode Prancis dengan watch manufacturer Swiss. Kali ini, keduanya kembali bertemu untuk sebuah interpretasi baru dari model chronograph Big Bang Unico. Dipersembahkan dalam sebuah kotak dengan tanda khas kedua kolaborator, serta gantungan kunci, dan travel case dari Berluti, jam tangan Big Bang Unico Berluti Cold Brown beredar dalam jumlah terbatas sebanyak 100 unit.
In this watch, Berluti’s iconic Venezia leather is encased between two pieces of sapphire glass, forming a masterful dial. Kulit tersebut hadir dalam variasi cold brown patina. Creative director Kris Van Assche mengambil referensi dari arsip-arsip Berluti untuk efek patina tersebut, kemudian memberikannya sebuah glacé finish yang menonjolkan corak coklat yang berbeda-beda. Berkat proses itu, setiap jam tangan Big Bang Unico Berluti Cold Brown memiliki corak unik mereka masing-masing. Gerakan calibre MHUB1242 yang memiliki fungsi flyback terpampang dengan jelas melalui konstruksi cut-out dari dial-nya.
Selain pada dial dan strap, Venezia leather juga diinkorporasikan pada bagian bezel jam tangan Big Bang Unico Berluti Cold Brown. Bezel tersebut memiliki konstruksi yang unik, yang terdiri dari 2 bagian. Bagian pertamanya yang menghadirkan leather setebal 1 milimeter dimasukkan ke bagian ke dua yang merupakan lower base keramik hitam. Bezel tersebut juga memiliki rona patina. “The final result combines an exercise in style, due to Kris Van Assche’s flair for fashion, with an amazing technical feat made possible by the expertise of our watchmakers, designers and engineers,” ucap Ricardo Guadalupe, CEO Hublot, mengenai kreasi kolaborasi ini.