Hermès Spring/Summer 2026, Sensualitas Bohemian dalam Jiwa Equestrian

The Mediterranean spirit carried by a breeze of freedom.

 

From Nadège Vanhée’s collections over the years, we can see that the true Hermès woman carries a warrior’s spirit as she rides her horse. She knows exactly where to go, how to navigate her direction, when to gallop or rest and how to enjoy the ride. Siluet-siluet busana dan pilihan materialnya meradiasi otoritas dan kapabilitas. Untuk koleksi Spring/Summer 2026, perempuan Hermès menyingkap sisi sensualnya; seksi tanpa jatuh ke dalam objektifikasi; sensuality yang menjadi bagian kekuatan personality.

Variasi model halter yang mengekspos bentuk torso atas ditempatkan pada inspirasi gaya bohemian dan gypsy dengan aspek fluiditas yang seduktif – bahkan pada bahan leather. “It’s also a land of bohemians, gypsies – and freedom. I wanted to bring this zest of freedom to equestrian style, which is often associated with the strict and the rational. I wanted to let go and give it a sense of spontaneity and fullness,” ucap Nadège kepada situs Women’s Wear Daily.

Land ia rujuk pada penjelasan tersebut adalah Camargue di barat daya Prancis. Area paya (lahan basah serupa rawa) itu merupakan wilayah pesisir dekat laut Mediterania. Camargue horse merupakan kuda khas wilayah tersebut dengan warna keabuan dan putih yang elok. Palet tersebut bisa ditemukan pada beberapa rancangan, seperti cropped long sleeves t-shirt transparan berpadanan high-waisted shorts senada.

Selebihnya adalah tone terinspirasi bentang alam sekitar; tanah dan laut. Biru dipadankan dengan hitam, sebagaimana tampak pada coat dress berkerah kulit dengan belahan tinggi. Cokelat tanah mendapat pasangan sewarna dalam spektrum berbeda. Contohnya jas kulit dengan permainan aksen temali di dada yang dipasangkan dengan leather midi skirt. Senja Mediterania tertuang baik pada kreasi monokromatis ataupun print. Sementara tetumbuhan menjelma jadi rupa-rupa military green pieces.

Tekstur turut dieksplorasi. Beberapa leather menjadi quilt, seperti pada lapisan hotpants yang melengkapi halter tops bercorak. Leather yang digunakan mendapat treatment wax khusus yang biasa digunakan untuk pelana sehingga tampil begitu polished. Sebagian tube skirt memiliki rippling surface; salah satunya dipasangkan dengan cropped blazer kerah tinggi. Kreasi tersebut memiliki lapel bersiluet saddle yang menjadi recurring elements pada koleksi ini. Suede terpancar elegan lewat loose coat, skirt, hingga midriff tank top.

Di tengah determinasinya yang kuat, perempuan Hermès mengekspresikan sisi wild and free dalam eksklusivitas craftsmanship. An Hermès kind of powerful seduction. All witnessed by our Editor-in-Chief from the front row.