Hermès In The Making Singgahi Negeri Ginseng

Showing how Hermès produces high quality products.

 

Bukan tanpa alasan bila Hermès menjadi brand ternama dunia. Kualitas produk dijunjung tinggi olehnya. Bukan hanya material berkualitas, kreasi-kreasi label asal Prancis tersebut adalah buah dari expertise para craftsmen yang bekerja untuknya.

Sejak tahun 2021, Hermès telah singgah ke berbagai kota di seluruh dunia untuk mengajak publik melihat lebih deka tapa yang terjadi dalam proses pembuatan produk-produknya, mulai dari leather goods, scarves, hingga timepieces.

Tahun ini Seoul menjadi lokasi pameran Hermès In The Making. Di ibu kota dari Negeri Ginseng itulah, maison tersebut bersama para artisan-nya berbagi segudang hal edukatif nan menarik tentang di balik layar pengkreasian produk-produk Hermès.

Berlangsung beberapa waktu lalu di World Park yang bersebelahan dengan Lotte World Tower, Hermès In The Making ke-9 ini bertujuan agar masyarakat bisa memahami craftsmanship sebagai soul dari brand di mana tradisi dan modernitas melebur lewat pertemuan alam dan teknologi.

Di dalamnya, pengunjung akan menemukan bagaimana aspek durability, quality, innovation, transmission, dan functional aesthetics menjadi values utama dari label yang didirikan oleh Thierry Hermès pada tahun 1837 tersebut.

Pameran tersebut terbagi ke dalam 4 tema yang merepresentasikan fondasi dari eksistensi Hermès. Keempat tema itu adalah preservation and transmission of know-how, respect for and quality of materials, commitment to the long-term, dan regional anchoring.

Artisans dari métiers (spesialisasi) yang berbeda hadir dengan alat-alat dan bahan-bahan yang mereka gunakan dan menunjukkan kepada pengunjung seni dari pembuatan sebuah karya. Termasuk didalamnya adalah tentang efek patina, colour printing pada silk scarves, pembuatan tas Kelly dan leather gloves, perangkaian jam tangan Hermès H08, hingga proses Lukis pada piring porselen putih.

Di dalam eksibisi ini, para pengunjung juga semakin terhibur dengan ragam aktivitas interaktif yang fun. Beberapa di antaranya adalah saddle stitching, colouring, serta beberapa games. Tak hanya itu, visitors juga bisa menonton film dokumenter yang dibuat oleh Frédéric Laffont. Film tersebut menampilkan bagaimana koneksi unik Hermès dengan sustainable development.