Formula baru Jonathan Anderson untuk Loewe Fall/Winter 2021

Aptly titled ‘A Show in the News’. 

 

“Hedonism is switched on”. Demikian bunyi sebuah kalimat dalam penjelasan koleksi Loewe Fall/Winter 2021. Di koleksi ini, Jonathan Anderson melepaskan diri dari konvensi-konvensi lama untuk mengkreasikan sebuah formula baru. Warna-warna yang cerah dan penuh karakter ditemani dengan bentuk-bentuk abstrak mengingatkan kembali pada rasa bahagia yang tercipta dalam proses penciptaan busana. Loewe’s fashion act is an audacious one, full of electricity and vivacity. 

Alih-alih menggunakan digital presentation, Loewe menghadirkan medium yang dinamakan ‘Loewe Newspaper’ untuk mempresentasikan koleksi ini. ‘The Loewe Show Has Been Cancelled’ tertulis dalam huruf kapital berukuran besar, diikuti dengan sebuah artikel koran yang memperkenalkan kolaborator-kolaborator Anderson dalam pembuatan presentasi ini (beberapa di antaranya adalah Fumiko Imano, M/M, Benjamin Bruno). Edisi newsprint istimewa ini juga mengikutsertakan kutipan-kutipan dari novel “The Affair”, karya terbaru penulis best seller Danielle Steel. 

Pesan yang nampak tersirat pada koleksi ini adalah bahwa fashion merupakan sebuah hal yang menyenangkan. Di samping warna kuning lemon, oranye segar, biru laut, dan merah jambu flamingo yang menemani palet klasik hitam, abu-abu, coklat, dan beige dari Loewe, siluet-siluet kreatifnya juga berhasil meninggalkan kesan mendalam. They swing and drape around the body beautifully, almost as if they sprout of it. Siluet melengkung bertemu dengan siluet lurus, bentuk fluid dengan bentuk tegas.

Detail-detailnya menciptakan karakter sartorial yang kuat, mulai dari aksen grafis berbentuk lingkaran, fringes, tassels, quilting, embellishment, motif intarsia, hingga appliqué timbul. Sederet rancangan playful dalam koleksi ini terdiri dari rok asimetris, jubah suede dengan tassel besar yang menggantung di ujungnya, gaun panjang dengan flaps, body pieces yang terbuat dari leather, dan jaket garis-garis kuning, hijau, biru, dan ungu. Beberapa rancangan terasa maskulin, contohnya sebuah setelan jas berwarna khaki yang dikombinasikan dengan kemeja biru dan dasi oranye. Sementara yang lainnya lebih feminin, seperti gaun hitam asimetris dengan butiran warna emas pada motifnya.