Dreams in a bottle.
Koleksi fragrance terbaru dari Tory Burch adalah sebuah ekspresi olfactory dari kekuatan mimpi. Bertajuk ‘Essence of Dreams’, wewangian ini terdiri dari lima varian yang dikreasikan dalam sebuah kerjasama dengan Shiseido. Seperti lini pakaian brand tersebut, Essence of Dreams juga memiliki filosofi reimagined classics di baliknya. “I wanted to create beautiful, uplifting fragrances that remind us to follow our dreams and imagine a world of endless possibilities.” ujar Burch tentang koleksi parfum terbarunya.
Kelima wewangian Essence of Dreams memetik inspirasi dari alam, mulai dari bunga-bunga, kayu, rempah, madu, hingga air laut. Elemen-elemen tersebut digabung dan diolah untuk mengekspresikan sebuah ide mimpi atau perasaan: kedamaian, kebebasan, keajaiban, sukacita, dan cinta.
Worldwide best seller dari koleksi wewangian Essence of Dreams adalah Electric Sky yang mewakili ‘kebebasan’. Cactus flower, lavender, dan kayu merangkai sebuah wewangian yang ringan, segar, dan vibran. Untuk menunjukkan sisi yang lebih misterius, Divine Moon yang merepresentasikan ‘kedamaian’ merupakan sebuah enchanting mix dari bunga Lady of the Night, madu, dan citrus.
Kemudian, Cosmic Wood yang mewujudkan ‘keajaiban’ memiliki pesona unik dari kombinasi cardamom, melati, dan vetiver. Mystic Geranium memanifestasikan kebahagiaan melalui perpaduan bergamot, geranium, dan musk, sementara Sublime Rose meradiasi ‘cinta’ dengan mawar, blackcurrant, dan woody notes hangat. Mix and layer them for a unique expression that you dream of.
Setiap parfum Essence of Dreams dikemas dalam curved glass bottle dengan tutup sculptural rancangan seniman Malin Ericson. Logo Double T dari Tory Burch menghiasi bagian depannya, diiringi dengan warna yang mewakili masing-masing wewangian.