Romantic approach for a spiritual celebration.
Biyan Wanaatmadja memiliki sudut pandang tersendiri untuk merayakan hari raya Idul Fitri lewat kreasinya. Pada lini Studio 133 Biyan, ia mengembangkan rangkaian kreasi dengan mengulik esensi hari raya itu sendiri, yakni kembali kepada kemurnian. Filosofi tersebut tertuang indah dengan kombinasi inspirasi kekayaan Nusantara, seperti ukiran tradisional, pola batik geometris dan flora tropis yang menjadi ciri khasnya.
Hal-hal tersebut diterjemahkan menjadi siluet modern dan playful yang ditampilkan pada sebuah trunk show di Galeries Lafayette Pacific Place Jakarta. Hadir kreasi tunik asimetris berdetail pleats dan motif kontras. Kemudian, ada pula kaftan motif floral berpalet kuning cerah. Dress dan outer bermaterialkan organza mendapat sentuhan embroidery nan mewah dengan sentuhan warna nude hingga hijau pastel lembut.
Pada kreasi menswear, nuansa light memancar dari kemeja tunik bermotifkan floral geometris dengan paduan flare trousers yang relaxed. Motif floral dalam palet pastel muncul pada kreasi kemeja maupun tunik. Tak ketinggalan kreasi poncho yang memiliki guratan motif geometris dan dominan akan palet putih yang mengesankan nuansa suci.