Re-conceptualized in a contemporary character.
Di dunia fashion, desain-desain Mugler dikenal dengan karakter yang unapologetically daring and sensual. Hal ini pun diterjemahkan ke dalam lini parfumnya. Yang terbaru adalah Angel Elixir yang dirilis 30 tahun setelah kreasi original Angel. Kini feminitas yang diusung wewangian tersebut tampil kontemporer selaras perkembangan zaman.
“With Angel Elixir, we wanted to express an intense addiction full of contrasts, just like the Angel woman: seductive, fascinating and fearless,” ucap Anne Flipo dan Domitille Michalon-Bertier, perfumers dari Angel Elixir perfumers. Parfum yang mengangkat power of attraction seorang perempuan ini dikomposisi oleh ingredients baru. Nuansanya adalah milky floral.
Pada fragrance ini, aroma ylang-ylang berpadu dengan orange blossom, jasmine, dan elemen-elemen woody seperti sandalwood. Sentuhan wajah gourmand hadir lewat vanilla infusion yang diamplifikasi oleh komponen AmberXtreme nan edgy. Edginess tersebut juga nampak pada kekhasan botol parfum bentuk bintang yang tampil baru berpalet biru tua.
Meradiasi konsep dari Angel Elixir adalah new face of the house, Hunter Schafer, pada campaign bertema from real life to fantasy. Pada campaign yang pembuatannya melibatkan Creative Director Casey Cadwallader tersebut, sang aktris tampil dengan movement yang confident di latar malam kota New York hingga akhirnya mencapai langit berbintang dalam balutan crystal catsuit terinspirasi kreasi Crystall Dress karya Thierry Mugler di tahun 1998.