Dua Parfum Vegan Baru dari Issey Miyake

Simple, pure, and sustainable. 

 

Ketika ia mengkreasikan parfum pertamanya tiga puluh tahun yang lalu, Issey Miyake membayangkan wewangian unik dengan karakter aquatic. Bergerak dari gambaran tersebut, Jacques Cavallier kemudian mengkreasikan L’Eau d’Issey, sebuah aroma feminin yang terasa seperti percikan air yang segar di kulit. Versi prianya kemudian hadir tiga tahun kemudian, kali ini dengan karakter spiced woody. Kisah L’Eau d’Issey yang dimulai di tahun 1992 kini berlanjut dengan perilisan dua parfum vegan baru: L’Eau d’Issey Eau&Magnolia dan Eau&Cèdre.

Kedua wewangian baru tersebut memadukan elemen air dan kayu dengan indah, baik dalam racikannya maupun botolnya. Desain botol dari kedua parfum ini menggabungkan botol kaca yang jernih dengan tutup botol kayu tanpa finishing yang terbuat dari potongan kayu asli. Ketika Anda melihatnya dengan lebih dekat, Anda dapat melihat serat-serat alami di tutup botol tersebut. Sementara itu, siluet botol kacanya memiliki bentuk simpel namun modern. Pure and timeless, just like the fragrances they present. 

Sesuai namanya, Eau&Magnolia mempertemukan kesegaran air dengan kelembutan bunga magnolia. The fragrance is light, airy, and delicate. Teknologi sintesis inovatif bernama Aquozone memancarkan kualitas aquatic dan flowery dari wewangian ini. Di balik magnolia yang menjadi highlight, terdapat seluk beluk aksen feminin dari bergamot, neroli, dan mawar. Kemudian, base note berupa sandalwood memberikan sensualitas lembut pada penutupnya.  Eau&Cèdre merupakan perpaduan dari ketenangan air dengan kekuatan kayu. Memancarkan kekuatan maskulinitas yang lembut, wewangian ini memiliki sifat menawan yang minimalis. Pada wewangian ini, cedarwood, vetiver, dan patchouli berpadupadan dengan anggun. 

Selain hadir sebagai wewangian vegan dengan sertifikat Biorius, L’Eau d’Issey Eau&Magnolia dan Eau&Cèdre juga dikreasikan dengan sustainability sebagai pertimbangan besar. Botolnya dikreasikan dari 20% kaca daur ulang. Kedua parfum ini juga memiliki persentase bahan baku alami yang besar, dengan 85% untuk Eau&Magnolia dan 91% untuk Eau&Cèdre.