Taking part in the war with coronavirus.
Di masa depan, pandemi COVID-19 akan menjadi lembaran sejarah yang diingat dan menjadi pembelajaran. Seluruh aspek kehidupan terdampak, dari kesehatan hingga perekonomian. Segenap pihak pun turun tangan untuk bahu-membahu dalam penanganannya. Tak terkecuali pelaku-pelaku industri mode dan kecantikan. Banyak perusahan-perusahaan maupun insan-insan kreatif di dunia fashion yang ambil bagian dengan berbagai cara untuk membantu menghadapi situasi ini. Berikut ini adalah beberapa pihak yang berkontirbusi.
Kim Kardashian West melalu label shapewear miliknya, Skims, pun menyumbang 20% dari keuntungan penjualan koleksinya kepada Baby2Baby. Label Alice + Olivia mendonasikan 10% dari hasil penjualan online kepada organisasi No Kid Hungry yang membantu kebutuhan makan keluarga-keluarga terpapar coronavirus. Sementara itu, perancang mode Christian Siriano mengalihkan produksi busana menjadi masker wajah dan kebutuhan medis lain bagi health care workers di kota New York. Brandon Maxwell dan timnya bekerja dari rumah untuk memproduksi personal protection equipment untuk para medical professional yang bekerja merawat pasien dan melawan sebaran virus. Armani Group menginstruksikan semua pabriknya di Italia untuk beralih ke pembuatan pakaian medis sekali pakai untuk membantu para tenaga kesehatan.
Tak ketinggalan raksasa fashion industry Prancis, LVMH, yang memproduksi hand sanitizer. Bernard Arnault sang Chairman mengatakan bahwa hand sanitizer yang diproduksi akan diberikan kepada otoritas kesehatan Prancis secara cuma-cuma. Guerlain, Dior, dan Givenchy adalah beberapa nama pertama yang memproduksinya. Grup perusahaan mode lainnya, yakni Kering, menyumbang 3 juta masker untuk layanan kesehatan di Prancis. Saint Laurent dan Balenciaga yang berada di bawah naungan grup usaha itu turut terlibat dalam memproduksi masker. Gucci, label milik Kering yang berasal dari Italia, memproduksi 1,1 juta masker dan 55.000 medical overalls di Italia. Sumbangan sebesar masing-masing 1 juta ke National Civil Protection Department di Italia dan WHO pun mereka berikan. Maison Margiela, Marni, dan Diesel yang berada di bawah payung grup usaha OTB akan mendonasikan 10% dari hasil penjualan online mereka selama bulan April ke OTB Foundation untuk membantu penanganan penyebaran virus.
Valentino Garavani mendonasikan dana sebesar 1 juta euro melalui yayasannya kepada Rumah Sakit Policlinico Universitario Agostino Gemelli di Roma. Ralph Lauren Corporate Foundation mengikuti jejak rekan-rekan mode lainnya dengan berkontribusi sebesar 10 juta dollar untuk membantu organisasi-organisasi yang menangani krisis pandemi coronavirus. Top management dan keluarga pemilik Zegna juga menyumbangkan dana kepada National Civil Protection Department di Italia dengan nominal total 3 juta euro yang ditujukan untuk membantu pada pekerja medis dan relawan. Sebagian fasilitas produksinya di Swiss juga dialihfungsikan untuk membuat masker medis. Keluarga selaku pemilik Tod’s mengalokasikan 5 juta euro untuk mendukung anggota keluarga dari tenaga kesehatan yang gugur dalam tugasnya menangani pasien coronavirus. Dana yang disebut ‘Sempre con Voi’ itu dipercayakan kepada Protezione Civile. Secara personal, ada pula Donatella Versace yang turut menyumbang untuk membantu penanganan COVID-19 dengan jumlah sebesar 200.000 euro.
Induk perusahaan Versace, yakni Capri Holdings, berpartisipasi dengan ragam cara. Melanjutkan sumbangan dana sebesar 1 juta yuan yang diberikan Versace untuk Chinese Red Cross Foundation pada Februari lalu, rumah mode tersebut kembali mendonasikan dana sebesar 500 ribu dollar untuk menangani pandemi coronavirus. Kali ini sumbangan tersebut ditujukan kepada San Raffaele Hospital dan program Italia We Are With You dari Camera Nazionale Della Moda Italiana. Jimmy Choo selaku anak usaha lain dari Capri Holdings juga menyumbang 500 ribu euro yang diberi kepada National Health Service COVID-19 Urgent Appeal by NHS Charities Together dan COVID-19 Solidarity Response Fund dari WHO. Sementara itu, Michael Kors yang juga dinaungi oleh Capri Holdings bersama dengan desainer Michael Kors secara personal mengumpulkan sebesar total 2 juta dollar untuk disalurkan kepada NYU Langone Health, New York – Presbyterian Hospital, God’s Love We Deliver, dan A Common Thread dari CFDA/Vogue Fashion Fund for COVID-19 Relief.