A collection that shoots an arrow to our hearts.
Semangat Olimpiade masih membara di show Dior untuk musim Spring/Summer 2025. Pertandingan olahraga yang dihelat di Paris di tahun ini telah menegaskan kembali kesetaraan gender, inklusivitas, serta rasa hormat. Nilai-nilai tersebut kembali diadaptasi oleh Maria Grazia Chiuri untuk koleksi ini. “May the building of a strong mind and a strong body be the greatest work I have ever made.” ungkap sebuah kutipan yang muncul di setnya.
Satu kata untuk mendeskripsikan koleksi ini adalah “empowering”. SAGG Napoli, seorang seniman dan pemanah, memperlihatkan pertunjukkan archery seiring berjalannya para model di runway. She is indeed the muse of a collection inspired by warrior women of Amazons. Dalam legenda Yunani, para Amazons adalah sekelompok prajurit perempuan tangguh yang mahir dalam pertempuran.
Chiuri menyorot hubungan antara tubuh dan pakaian yang membalutnya. Dengan konsep tersebut di benaknya, ia mengumpulkan dan menginterpretasikan ulang rancangan-rancangan dari archives sang rumah mode, seperti gaun Amazone dari Autumn/Winter 1951-1952. The pieces are then choreographed to evoke courageous femininity.
Graphic lines yang memainkan kontras antara hitam dan putih memberikan karakter sporty pada deretan looks musim ini. Perpaduan warna yang sama diaplikasikan pada kemeja putih yang dipasangkan rok, celana, dan gaun hitam. Di antara palet monokrom tersebut, warna merah dari bomber jacket tampil menyala. Aksen metalik hadir dalam bentuk embroidery dan embellishments, sementara evening dresses dirangkai dari jersey ringan untuk everyday wearability. Melalui kreasi-kreasi ini, kita pun dapat merasakan kekuatan dan keberanian para warrior women.