Dior Prestige La Crème Bekerja pada 8 Biomarkers Kulit

Rejuvenating the 3 level of the skin.

 

Siapa yang tak ingin tetap tampil dengan kesan wajah yang youthful? This might be one of the oldest beauty quests in human history. Jika zaman dahulu hal ini termanifestasi dalam rupa-rupa legenda tentang fountain of youth, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memungkinkan diciptakannya formula-formula ilmiah untuk melawan tanda-tanda penuaan. Dior melalui hasil risetnya kini menghadirkan Dior Prestige La Crème.

Produk terbaru dari Dior Beauty ini bekerja untuk meremajakan struktur dan fungsi kulit di 3 lapisannya. Hal ini dimungkinkan dengan pemanfaatan Rosapeptide dari bunga mawar. Spektrum molekuler unik Rosapeptide bekerja secara simultan pada 8 biomarkers yang menjadi indikator dari kondisi kulit. Kedelapan biomarkers itu adalah  lipids, ceramides, loricrin, aquaporins 3, Ki67 (proliferation), collagen I, collagen VII, dan hyaluronic acid.

Dibuat dari 94% natural-origin ingredients, intensive repairing creme ini memiliki tekstur velvety nan light sehingga memberikan sensasi nyaman saat diaplikasikan pada kulit. Dibutuhkan 6 tahap fundamental pada 6 suhu berbeda yang dilakukan Dior master-formulators untuk menciptakan tekstur tersebut. Proses itu memungkinkan peleburan optimal dari berbagai material yang digunakan sehingga tercipta produk dengan silky feel yang sesuai dengan pH kulit.

Formula pada produk ini pun mengandung patented Sub-filler technology yang dikembangkan untuk menjaga cairan pada kulit. As a result, skin is immediately and visibly denser and plumper. Pengalaman sensoris dalam menggunakan krim ini pun berkaitan dengan aspek aroma. Wanginya membawa sensasi menenangkan pada pikiran.

Jar dari produk ini – yang hadir dengan compass rose – memiliki bobot ringat berkat desainnya yang streamlined. Begitupun dengan refill-nya. Sementara itu, boks produk ini terbuat dari 100% recycled cardboard dan FSC-certified paper sehingga lebih eco-friendly. Leaflet yang biasa terdapat pada produk pun telah diganti menjadi QR code. Ini adalah bagian dari upaya Dior dalam menawarkan produk yang melibatkan aspek sustainability.