Respecting tradition yet giving new interpretation.
Parfum klasik Dior J’adore kini hadir dalam reinvention terbarunya, L’Or de J’adore. Diracik oleh Perfume Creation Director Francis Kurkdjian, wewangian floral ini mengekspresikan sisi feminin dan luxurious dari Dior. Bagaikan emas yang dicairkan untuk menjadi parfum, L’Or de J’adore bersinar dengan sensualitas yang lembut.
“Respect tradition and dare to be bold,” Monsieur Dior pernah berkata. Dalam prosesnya untuk mengkreasikan L’Or de J’adore, Kurkdjian juga melakukan pendekatan yang sama. Transformasi L’Or de J’adore dari formula awal J’adore dapat disamakan dengan lukisan klasik yang berevolusi menjadi seni kontemporer.
Kurkdjian membayangkan sebuah bunga ideal yang merupakan perwujudan jiwa Dior, lalu merangkai ulang komposisi floral notes dari J’adore klasik berdasarkan visinya. “I wanted to give the J’adore floral signature more streamlined, contemporary and universal accents.” ujar Kurkdjian.
Ia kembali ke essential notes dari parfum J’adore, mawar dan melati, lalu membuatnya lebih bold dalam L’Or de J’adore. Ia mendeskripsikan formula baru ini sebagai formula yang lebih intens dan menyerupai fluid gold. Di balik mawar dan melati yang dominan terdapat violet dan lily of the valley yang lembut. L’Or de J’adore yang berkilau ini dikemas dalam botol yang khas dengan koleksi J’adore dari Dior.