Dior Icons, Suara Kim Jones untuk Quite Luxury

A.k.a. elegance.

 

Classiness will never go out of style. The newest selection comes from Dior for menswear. Tengok bagaimana simplisitas sebuah turtleneck sweater putih gading bisa memesona dengan aksi layering bersama jacket palet camel aksen flap pockets asimetris sebagai sentuhan kontemporer. A controlled fashion force, unexcessive expression of style. Elegansinya meradiasi lewat proporsi, cutting yang rapi, pendekatan minimalis dalam komposisi estetis.

Koleksi kapsul dari Kim Jones ini dirancang untuk menjadi busana yang suitable dikenakan di ragam keperluan, baik siang maupun malam. Rangkaian kreasi understated tersebut merentang dari tailoring hingga sportswear, knitwear juga denim, yang menyuguhkan detail-detail sartorial untuk memperkaya nuansa elegannya. Men of Dior in their purity.

Keputusan sang desainer memilih warna-warna natural yang lembut menghasilkan kesan lebih serene dan approachable pada kreasi-kreasi Dior Icons. Alhasil ketika hal itu diterapkan pada jas dan long coat, efeknya adalah tampilan yang substantive namun tak jatuh pada kesan heavy dan distant. We like to call it an amicable elegance. Bukan hanya tentang comfortable pieces, koleksi ini juga menyeruakkan ide perihal being comfortable with ourselves.

Kenyamanan itu jelas juga dihasilkan oleh pilihan bahan seperti cashmere dan silk dengan siluet-siluet lebih relaks dan leluasa. When you find the emblematic cannage and Dior Oblique motif inside certain jackets, you know it’s designed with an upscale attentiveness. Rasanya tak berlebihan untuk berharap agar koleksi kapsul ini bisa menjadi lini tersendiri yang tersedia sepanjang waktu.

Your wardrobe still has some space among Hermès, Ermenegildo Zegna, and Loro Piana, right? Also, it could be a lighter alternative to the more dandyish Brunello Cucinelli or the regal Savile Row’s bespoke.