Counting Down Menuju Pendaratan MoonSwatch di Indonesia

Expect the long queuing for the landing of Swatch x Omega timepiece.

 

Learn from other’s experience. Ketika MoonSwatch telah lebih dahulu tiba di berbagai lokasi di seluruh dunia, store Swatch dijejali orang-orang yang menggebu untuk membelinya. Oleh karenanya persiapkan diri Anda jika punya keinginan yang sama – dan semoga saja gerai Swatch Kota Kasablanka (the only store that will sell this iconic watch) punya strategi efisien dan efektif untuk menangani animo konsumen yang membludak.

Wajar memang bila hype untuk hasil kolaborasi antara 2 label jam tangan di bawah naungan The Swatch Group ini begitu tinggi. Sebagaimana kolaborasi lain yang melibatkan 2 brands dengan segmentasi market berbeda, touch of luxury berpadu harga lebih “ramah” menjadi selling point yang sangat menggiurkan. Di sisi lainnya, konsumen luxury watch masa kini pun punya interest dengan karakter lebih kasual dan relaks yang umumnya masih terbilang antik di dunia horology.

Yet there is always more about luxury that makes it special, and that is its precious value; in this case is the celestial record of Omega. Pada kolaborasi perdana antara Swatch dan Omega ini, model yang menjadi rujukan adalah Speedmaster Moonwatch Omega. Timepiece Omega tersebut punya nilai historis tersendiri dalam cerita milestones peradaban manusia. Pada tahun 1969, Astronot NASA Buzz Aldrin menapakkan kakinya di Bulan, 19 menit setelah Neil Armstrong melangkah di satelit alami Bumi tersebut. Pada ekspedisi pertama manusia ke Bulan kala itu, pergelangan tangan Aldrin dibalut oleh Speedmaster Moonwatch.

Merujuk pada sejarah penerbangan Apollo 11 itu, 11 jam tangan bermaterial Bioceramic (campuran ceramic dan ecofriendly material) di koleksi MoonSwatch diberi nama-nama objek tata surya, yakni Mission to Sun, Mercury, Venus, Earth, Moon, Mars, Jupiter, Saturn, Uranus, Neptune, dan Pluto. Secara keseluruhan MoonSwatch dan Moonwatch punya kemiripan tampilan. Elemen-elemen utama desain Moonwatch dapat ditemukan di MoonSwatch, yakni case yang asimetris, “Dot over 90” bezel (posisi titik di atas angka 90 pada tachymeter scale) dan subdial Speedmaster yang khas.

Setiap MoonSwatch menampilkan mission statement masing-masing serta logo OMEGA X SWATCH pada dial dan crown-nya. Caseback pada setiap jam tangan memiliki gambar objek tata surya yang merepresentasikan namanya. Sebuah spacesuit-ready VELCRO strap menambah sentuhan akhir dunia astronot yang menarik.  Unless you are part of conspiracy theorists that believe the first moon landing is fake, for sure this is really an exciting offering that has created sky-rocketing desirability.