Should we pair it with the Birkin bag?
Koleksi sepatu “Jane” dari Christian Louboutin hadir sebagai tribute ke ikon gaya 60’an Jane Birkin. Carrying as much je ne sais quoi as its muse, lini baru ini merupakan perwujudan dari pesona Parisian chic. Kasual namun sophisticated, sepatu di koleksi “Jane” tentunya hadir dengan sol merah khas Louboutin.
Siluet “Jane” terdiri dari dua style: Miss Jane yang merupakan almond-toe pumps dengan dua buckled strap, serta Sweet Jane dengan gaya Mary Jane yang hadir dalam variasi leather dan patent leather. Kedua model tersebut memiliki proporsi yang effortlessly feminine dan elemen elegance à la française dari rancangan Christian Louboutin. Untuk yang lebih bold, versi crystal-studded velvet dalam warna hot pink dan hitam dari kedua model ini tersedia sebagai online exclusive.
Selain hak tinggi, lower heels dan flats juga adalah bagian penting dari DNA sang Maison. Contohnya adalah sepatu flats “Love”, sebuah bagian dari koleksi pertama Louboutin di tahun 1991. Dari tahun ke tahun, sepatu “Love” telah menjadi bestseller dengan berbagai iterasi unik selama tiga dekade. Bagi sang perancang, tinggi sebuah hak bukanlah ketentuan sine qua none untuk sebuah kreasi arsitektural. Ia juga senang berkreasi dengan hak yang lebih kecil untuk permainan elegant bourgeoisie. Hal ini dapat Anda amati dari sepatu moccasins dan ballerinas yang menjadi mainstay di koleksi-koleksi Christian Louboutin.
Pada musim semi berikutnya, kreasi-kreasi dari koleksi “Jane” akan berekspansi dengan siluet-siluet baru. Terdapat So Jane Sling dengan back strap dan low-cut vamp, serta Jane mule, flat, atau heeled sandal dengan model open-toe. Semua variasi akan tersedia dalam soft nappa atau patent leather dalam palet klasik Christian Louboutin atau siluet-siluet seasonal.