Chanel Métiers D’Art 2020 Hadirkan Kekuatan Perempuan Renaisans

Majestic yet approachable!

 

Kembali ke tahun 1936 silam, Gabrielle Chanel menuliskan opininya di sebuah artikel mengenai perempuan. Sang desainer kala itu mengungkapkan perasaan simpati dan kekagumannya kepada perempuan era Renaisans yang hidup di era raja Francis I hingga Louis XIII. Chanel menggambarkan mereka sebagai sosok dengan pesona magnificent simplicity dan menyebut mereka “a majesty imbued with onerous duties”.

Hal tersebut menjadi materi yang dikembangkan creative director Virginie Viard dalam merancang koleksi Chanel Métiers D’Art 2020. Demi mencipta atmosfer yang mewakili simpati sang mendiang desainer, Viard menjadikan Château de Chenonceau yang dikenal sebagai the women’s castle sebagai lokasi presentasi secara virtual. Kristen Stewart sebagai Chanel brand ambassador terlihat mengisi the dedicated seat saat perekaman proses presentasi virtual berlangsung.

Lokasi presentasi koleksi mengambil spot di bagian grand gallery yang tampil distingtif berlantaikan motif hitam putih layaknya papan catur. Inspirasi dekorasi tersebut ditampilkan Virginie lewat kreasi rok mini sequins yang dipadu bersama jaket tweed aksen sparkling faux fur dan legging bermaterial lycra nan dinamis.

Inspirasi lain dari Château de Chenonceau mewujud pada aksen floral embroideries di bagian lapel jaket tweed yang terinspirasi dari taman kastil yang dirancang Diane de Poitiers dan Catherine de Medici.Dalam kreasi-kreasi lainnya, Viard pun bereksplorasi untuk menampilkan kontradiksi sebagai interpretasi modernity, lewat peleburan nuansa femininity dan rock ‘n roll.

Because I like everything to be mixed up, all the different eras, between the Renaissance and romanticism, between rock and something very girly, it is all very Chanel,” tutur Virginie Viard menjelaskan koleksi terbarunya ini. Fokus utama dari setiap show Métiers D’Art dari Chanel adalah karya-karya artisan yang menjadi rekan Chanel. 

Lemarié membuat long black lace dress yang dikonstruksi dari lattices beraksen studs. Bagian atas dari sebuah damask dress merupakan embroidery yang dikerjakan oleh Lesage. Two-tone sparkling silver platform sandals dan tapered black boots with fold-over cuffs dibuat oleh Massaro. Maison Michel menciptakan topi hitam besar. Secara garis besar, koleksi Chanel Métiers D’Art ini memiliki kesan majestic namun approachable.