Bulgari Terjemahkan Keajaiban Taman Eden ke Dalam Koleksi Perhiasan

Giving spotlight to emeralds (besides surely the Serpenti).

 

Keahlian Bulgari dalam mengkreasikan high jewellery kembali diekspresikan lewat sebuah koleksi baru nan cantik berjudul “Eden The Garden of Wonders”. Serpenti yang menjadi salah satu ikon Bulgari muncul di koleksi ini dalam ragam siluet berhias rupa-rupa gemstones. Termasuk di antaranya adalah pink spinel dari Tajikistan pada kalung Serpenti Spinel Embrace dan Sri Lankan sapphire pada Serpenti Ocean Treasure.

Di koleksi perhiasan ini terdapat 30 pieces yang didesikasikan untuk emerald sebagai bentuk tribute atas keeratan label asal Roma ini dengan permata tersebut. Salah satunya adalah Emerald Glory yang bisa difungsikan baik sebagai kalung maupun tiara. Memiliki tekstur yang halus, kreasi ini juga disertai dengan sebuah detachable choker yang mengukuhkan sifat multi-fungsinya. Butuh lebih dari 3.000 jam handwork untuk membuat perhiasan tersebut di mana 11 pear-shaped emerald Kolombia dikelilingi oleh berlian dengan total 220 karat.

Batu emeralds yang dekat dengan Bulgari sejak era 60’an juga menjadi bintang pada kalung Tribute to Paris. Merupakan apresiasi atas Paris serta Roma, kalung ini bersolek sebuah emerald Kolombia 35,53 karat bentuk oval yang dikelilingi oleh kombinasi emeralds dan berlian membentuk siluet menara Eiffel. Kreasi ini pun dirancang untuk tetap nyaman dikenakan oleh karena bobotnya yang ringan dan kehalusannya.

Eksperimentasi warna yang menjadi signature skill Bulgari bisa terlihat salah satunya pada kalung Flowers of Eden. Hadir dengan bobot yang ringan, kreasi ini meradiasi feminitas dan keanggunan melalui kilau tourmalines, carnelians, amethysts, dan emeralds yang mengelilingi mother-of-pearl flowers bertatahkan berlian. Kalung ini dibuat secara handcrafted dengan teknik molding masa lampau selama sekitar 1.500 jam.

Sebuah kalung di koleksi ini dirancang untuk membuat siapapun yang melihatnya terpukau. Kalung Mediterranean Reverie menjadikan sebuah cushion cut Sri Lankan sapphire yang langka seberat 107,15 karat sebagai center stage. Warna birunya mengingatkan pada nuansa Blue Grotto sea cave di Capri. Chain dari piece ini juga sophisticated dengan paduan platinum, baguette-cut sapphires, serta berlian ragam bentuk.

Kreasi bergaya lebih dinamis ditemukan pada kalung Emerald Venus yang sengaja didesain irregular atas inspirasi Capelvenere, yakni tumbuhan golongan Mediterranean fern yang namanya dalam bahasa Italia berarti “Venus’ hair”. Focal point dari kreasi ini adalah octagonal-cut emerald Kolombia sebesar 20 karat. Di sekeliling batu ini adalah emerald beads dan berlian. Ringan saat dikenakan, kalung ini merupakan bagian dari set perhiasan yang mencakup jam tangan dengan dekorasi emeralds dan berlian. Pembuatan timepiece ini memerlukan waktu hingga 900 jam dan ditangani oleh 5 artisans berbeda.