Breitling dan Climate Impulse Jelajah Dunia dengan Green Hydrogen

A message of modernising and decarbonising our world.

 

Breitling telah mengumumkan kerjasama dengan Climate Impulse, venture terbaru dari penjelajah dan climate advocate Bertrand Piccard, untuk sebuah penerbangan keliling dunia bebas emisi pertama dari pesawat berbahan bakar green hydrogen. Proyek ini diestimasi memakan waktu selama 9 hari di 2028 dan menginspirasi gerakan iklim. Sebelumnya, Breitling telah menjadi sponsor dari Piccard untuk misi-misi Breitling Orbiter di mana ia menempuh perjalanan round-the-world tanpa henti pertama untuk penerbangan balon udara.

Sejarah Breitling dengan dunia aviasi dapat dilacak hingga tahun 1930-an di mana divisi Huit Aviation darinya mengembangkan alat kokpit dan kronograf pilot untuk para aviator-aviator pertama. Seiring berkembangnya dunia penerbangan, brand ini menjadi “the official supplier to world aviation” melalui Navitimer chronograph yang dilengkapi dengan computational slide rule yang membuatnya ideal untuk para awak udara.

Sekarang, lini profesional dari jam tangan aviasi digital-analog Breitling tetap menjadi andalan para pilot untuk penerbangan percobaan dan kondisi-kondisi ekstrim. “By supporting Bertrand Piccard and his team, we are championing the future of sustainable aviation.” ujar Breitling CEO Georges Kern. 

Piccard sebelumnya juga telah meraih pencapaian penerbangan round-the-world berbahan bakar matahari pertama dengan Solar Impulse di tahun 2016. Dalam proyek Climate Impulse, ia akan ditemani dengan Raphaël Dinelli, seorang pelaut, pilot dan insinyur komposit handal. Perusahaan Dinelli, 49Sud, mengulurkan keahlian dalam bidang renewable energy dan eco-innovations untuk mengkonstruksi pesawat yang akan digunakan dalam proyek ini.

Climate Impulse bertujuan menunjukkan potensi penerbangan berbahan bakar hidrogen sebagai alternatif berkelanjutan untuk dunia aviasi masa depan dan memulai revolusi di sektor heavy mobility.