Audemars Piguet Rilis Royal Oak Frosted Gold dengan Movement Mekanis

A mechanical watch with glittering beauty.

 

Discovering the Audemars Piguet Royal Oak Frosted Gold Selfwinding is like bringing a precious treasure to light. Hadir dalam varian white gold 18-karat atau yellow gold 18-karat, finishing indah Frosted Gold pada case-nya berpadu dengan memukau dengan tekstur Crystal Sand pada dial-nya. Dalam jam tangan 34 mm ini, Anda dapat mengobservasi permainan andal cahaya dan tekstur yang terangkai dari setiap detail menawannya. This watch shines like a jewel both on your wrist and on Audemars Piguet’s catalogue of creations

Let’s take a closer look at the intricacy that makes this watch so captivating. Sesuai namanya, Crystal Sand memiliki tampilan berkilau bagaikan pasir dari logam mulia. Inspirasi dari motif ini sendiri hadir dari siluet kristal ruthenium. Dikreasikan khusus oleh para artisan Audemars Piguet, tekstur unik Crystal Sand dihasilkan melalui stamping die yang dibentuk dari atom ke atom melalui proses deposisi logam yang disebut “electroforming”. Untuk menunjang tampilan monokromatiknya, warna dari motif ini dicapai melalui proses galvanic bath dalam rhodium untuk versi white gold dan lapisan emas iterasi yellow gold. This process also maximises the play of light and visual depth of the texture.

Setiap detil kecil dari Audemars Piguet Royal Oak Frosted Gold Selfwinding telah dirancang dengan seksama untuk skema warna yang harmonis. Versi white gold dihias dengan hourmarkers dan jarum jam 18-carat pink gold yang diberikan luminescent coating. Dalam versi yellow gold, mereka hadir dalam polished 18-carat white gold. Emas yang sama dari setiap varian juga digunakan untuk signature “Audemars Piguet” yang dikreasikan dengan galvanic growth. Sementara itu, date window pada arah jam 3 mengikuti warna dial-nya. 

Tentu, salah satu pesona utama dari jam tangan ini adalah finishing Frosted Gold yang diterapkan pada case dan bracelet. Efek tersebut diraih melalui sebuah reinterpretasi dari teknik kuno yang diperkenalkan kembali oleh ahli perhiasan Carolina Bucci pada kreasi Royal Oak perempuan untuk anniversary ke-40 jam tangan tersebut. Tampilan hammered finish-nya datang dari indentasi-indentasi mungil yang dipahat ke permukaan emas dengan sebuah alat diamond-tipped. Hasil dari pengaplikasian teknik tersebut adalah efek diamond dust yang melingkupi bodi dari jam tangan ini. 

Kedua jam tangan ini digerakkan dengan Calibre 5800, sebuah movement setebal 4mm yang dirancang khusus untuk seri Royal Oak 34 mm. Dengan power reserve 50 jam, mekanisme jam tangan ini dapat Anda amati melalui sapphire caseback dengan pink gold oscillating weight dan refined decorations seperti Côtes de Genève, satin and sunray brushing, circular graining, dan polished edges.

Perpaduan keahlian teknis Audemars Piguet dengan estetika berkilau telah berhasil menciptakan sebuah kreasi horologi yang bersinar indah dalam setiap detailnya.