Audemars Piguet Rancang Royal Oak bersama John Mayer

Featuring a dial of crystal blue sky.

 

Audemars Piguet berkolaborasi dengan penyanyi John Mayer untuk sebuah edisi istimewa dari  Royal Oak Perpetual Calendar dengan self winding Calibre 5134. Tersedia hanya sebanyak 200 pieces, jam tangan ini dikarakterisasi dengan case emas putih 18 karat dan dial “Crystal Sky” berwarna biru yang berkilau bagaikan langit berbintang di malam hari. 

Royal Oak Perpetual Calendar “John Mayer” Limited Edition merupakan rancangan kontemporer yang menonjolkan estetika khas jam tangan Royal Oak. Bekerjasama dengan tim AP, Mayer mengkreasikan dial “Crystal Sky” yang kaya akan tekstur dan detail. Providing a sense of infinity through its cosmic theme, the brass dial plate is finished with a scintillating pattern especially designed by the team to achieve Meyer’s vision. Motif embossed-nya dikomposisikan dari bentuk-bentuk yang menyerupai kristal, memberikan sense of depth dan kilauan. Untuk meraih kompleksitas ini, stamping die-nya dikreasikan melalui proses disposisi logam yang disebut electroforming

Untuk jam tangan edisi terbatas ini, sebuah motif baru dikreasikan dalam warna biru tua melalui teknik Physical Vapour Deposition (PVD) yang mempertahankan dan meningkatkan kedalaman motifnya sambil memaksimalkan permainan cahaya. Textured dial-nya ditemani dengan subdials dalam warna sama yang menunjukkan hari di arah jam 9, bulan dan tahun kabisat di jam 12, dan tanggal di jam 3. Laser-microstructured moon phase indicator duduk di arah jam 6 untuk melengkapi overall design dari dial Royal Oak Perpetual Calendar “John Mayer” Limited Edition.

Untuk kontras visual, indikasi kalender ditulis dalam warna putih yang terlihat dengan cemerlang di atas background biru. Hour-markers emas putih 18 karat dan jarum jamnya juga menggunakan prinsip desain yang sama, dengan bahan luminescent yang visible bahkan di pencahayaan redup. Alih-alih menggunakan warna merah seperti Royal Oak Perpetual Calendar lainnya, angka “31” pada subdial-nya kali ini tertulis dalam warna putih yang senada.

Making a mark in horology history, Royal Oak Perpetual Calendar “John Mayer” Limited Edition merupakan jam tangan edisi terbatas terakhir yang digerakkan dengan Calibre 5134. Pertama diperkenalkan di tahun 2015, komplikasi ini mengadaptasi perpetual calendar movement ke diameter 41 mm yang lebih besar sambil mempertahankan ketipisan 4,3 mm. Dengan keadaan jam tangan yang selalu fully wound, tanggal darinya tidak membutuhkan koreksi manual hingga tahun 2100. Movement ini (beserta dekorasi-dekorasinya seperti Côtes de Genève, circular graining, circular satin, dan polished chamfers) dapat dilihat melalui sapphire caseback

The perpetual calendar is for me the ultimate complication, the benchmark for high horology, and though there are complications that are more complex, the historical footing of the QP in the history of watchmaking is what makes it stand out. Calibre 5134 will go down in history as one that defined an era of watch collecting – and public enthusiasm at large – for a complication that had not enjoyed that kind of attention and desire before.” ujar Mayer.