With a colourful double-sided dial.
Dua tahun lalu, seniman komik muda Ugo Bienvenu merancang sebuah silk scarf untuk Hermès. Di kreasinya tampil seorang Hermès woman yang menjelajahi Kota Paris di atas jet ski, dengan sepatu roda, dan sambil berkuda. Scarf-nya sendiri memiliki dua sisi: berwarna di sisi depan, lalu hitam putih di sisi belakang. Motif tersebut kemudian menjadi sebuah inspirasi untuk Hermès Horloger dan terwujudlah Hermès Arceau Wow.
Jam tangan ini memiliki double-sided dial yang dikreasikan dari mother-of-pearl. Pada sisi pertama adalah reproduksi desain Bienvenu dengan tinta hitam. Ilustrasi ini dapat Anda cermati dari kedua sisi. Kemudian para artisan mengoleskan kuasnya untuk memberikan warna-warna pastel pada sisi pertama tadi. The application must be thick enough to give depth, yet thin enough to let the light shine through.
Sebanyak 20 lapisan lukisan diaplikasikan dan masing-masingnya dibakar di kiln pada suhu 90 derajat untuk memadatkan pigmennya. Pada wajah keduanya adalah heroine kita di atas kuda. Warna cerah dari motif lively ini berkontras dengan harmonis dengan warna-warna muted pada sisi di baliknya.
As a labour of love of Hermès artisans, setiap dial-nya membutuhkan waktu 35 jam untuk dikreasikan. Hasil karya tersebut hadir dalam case Arceau rancangan Henri d’Origny dan Manufacture H1912 self-winding movement. Terdapat dua versi dari Hermès Arceau Wow ini: satu dalam rona pink dan satu dalam balutan aksen biru. Dipasangkan dengan strap calfskin Hermès, setiap dari 24 piece jam tangan edisi terbatas ini hadir dalam material white gold dan dengan bezel berhias 82 berlian.