5 Wewangian Art Nouveau Kreasi Alexandre.J

A special collaboration with Harrods.

 

This niche perfume collection will catch your visual attention first. Koleksi Alexandre.J hasil kolaborasi dengan Harrods hadir dengan botol terukir. Masing-masing botol dari kelima kreasidi koleksi Art Nouveau memperlihatkan estetika elaborate yang terinspirasi oleh alam. Beberapa waktu lalu, founder Alexandre J datang ke Jakarta untuk secara langsung memperkenalkan koleksi tersebut ke pecinta fragrance di Indonesia.

As we sat beside the founder himself during the dinner, we asked about the scene of niche perfume brands in France this day. He said there are many of them yet few could last longer. Cukup bisa dipahami bila iklim bisnis dunia niche fragrance begitu pekat. Label yang niche lazimnya hanya diketahui oleh segelintir masyarakat; usually they are the ones who dig deeper about something, and have distinctive taste. Dengan market size para connoisseur yang terbatas, niche brands harus mampu stand-out dengan olah kreativitas yang berkarakter.

Kombinasi aspek visual dan olfactory yang unique tampaknya menjadi alasan dari Alexandre. J terus bereksistensi hingga lebih dari satu dekade sejak berdiri pada tahun 2012. Dalam menciptakan sebuah koleksi parfum, Monsieur Alexandre bekerjasama dengan tim perfumers untuk menghasilkan kreasi dengan element of surprise dan enchantment. All these products in Art Nouveau collection reflect that notion. Tiap jenisnya mampu menciptakan pengalaman indera penciuman yang pleasing dengan karakter rich, uncommon, serta surprising.

Black Beetle memiliki aroma yang deep dan gallantly elegant. Sensualitas berpendekatan maskulin dari kreasi ini adalah hasil formulasi bergamot, incense, nutmeg, musk, patchouli dan woods. Spicy shadow dari chilli menginjeksi sisi seductive yang berani. Sementara tint of sweetness datang dari elemen raspberry. Centifolia rose dipadu dengan jasmine, violet leaves, ylang ylang, mimosa, dan patchouli menghasilkan Ode to Rose. It’s not an ordinary tribute to the flower of classic beauty. This one is Art Noevau in an olfactory form. Layaknya genre seni Art Noevau, feminitas parfum ini tampil dalam nuansa lebih chic bersentuhan eccentric. Pengunaan sandalwood juga orange tree membawa kombinasi kesan creamy dan fresh nan cheerful.

Jika Anda ingin memesona saat menghadiri event istimewa, it should be Imperial Peacock. You can feel a note of goddess charm from it, that is also classic with some exotic touch. Komposisi wewangian yang terilihami burung cantik khas era Art Nouveau ini adalah almond, rhubarb, heliotrope, tonka bean, cinnamon, black vanilla, dan balsamic note. Just like a goddess, there is a feel of innocence – coming from the sugar note – yet overall it sparks graceful impression.

Next, if Majestic Nard is an individual, the person is decisive and confident to express strong uniqueness; a person who can’t be dictated by society. Gambaran lion yang menjiwai wewangian ini terbentuk dari campuran galbanum, pink pepper, incense, saffron, jatamansi, dan Virginia cedar. Akan tetapi seiring dengan berjalannya waktu, kreasi ini kemudian akan membuka sisinya yang lebih warm dan soft. Selanjutnya adalah Oriental Enigma – our favourite. This one reflects an enchanting beauty coming from the soul. It’s actually expressive, yet not extra. Hibiscus memainkan peran penting dalam kreasi ini. Paduannya adalah hazelnut, tonka bean, rum, dan saffron.

If you haven’t experimented with niche perfume so far, this would be a nice beginning. Rangkaian wewangian koleksi Art Nouveau bisa Anda dapat di C&F Store.