A tribute to Jakarta’s dining history.
Pada tahun ini, kota Jakarta mencapai usia 496 tahun. Merayakan hari jadi dari ibu kota Indonesia tersebut, hotel The Dharmawangsa Jakarta merangkai kegiatan-kegiatan menarik seputar kuliner yang disajikan dalam ragam bentuk. Bukan sekadar kegiatan kuliner, di dalamnya pun terlibat elemen-elemen kebudayaan, sejarah, dan seni.
Jika suka berjalan menelusuri sebuah area di kota ini dan mengetahui kisah historis di baliknya, daftarkan diri Anda di kegiatan Guided Walking Tour yang akan mengeksplor wilayah Kebayoran Baru. Di bawah panduan arsitek dan urban designer Abimantra Pradhana, Anda akan mendapat banyak pengetahuuan tentang sejarah, arsitektur, dan urban planning area tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada 10 Juni ini akan diakhiri dengan buffet breakfast di The Courtyard hotel nan rimbun.
Pernahkah Anda mendengar konsep Rijsttafel? Ini adalah metode dining yang tercipta di masa Hindia-Belanda di mana suguhan-suguhan Indonesia disajikan dalam format sequence ala Eropa. Pengalaman berkuliner dengan konsep yang secara harafiah berarti rice table ini bisa Anda nikmati pada Heritage of Batavia Rijstaffel Dinner di 16 Juni. Dimulai pada pukul 7 malam, racikan Nusantara akan disajikan dari menu pembuka hingga hidangan penutup.
Piknik adalah aktivitas yang menyenangkan. Pada 18 Juni di The Dharmawangsa, Anda bukan hanya dapat berpiknik bersama, tapi juga akan membuat sebuah lukisan bertema warisan arsitektur Old Batavia. Berlangsung di area pool hotel yang tenang, piknik Anda akan dilengkapi dengan keranjang berisi ragam light bites dari yang savory hingga sweet dan tentunya minuman-minuman segar.
Sehari sebelumnya ada Book Club: Dandang Betawi yang akan mengupas buku “Dandang Betawi” karya Chef Ragil. Bukan bedah buku biasa, kegiatan ini dilakukan dengan cara unik, yakni sambil demo masak oleh penulisnya langsung. Bahasan yang diangkat adalah asal-usul kultural dari masakan-masakan Betawi. Termasuk dalam program ini ialah lunch menu Betawi autentik yang terinspirasi dari isi buku “Dandang Betawi”.
Pada hari yang sama di 17 Juni akan terselenggara sebuah Narrative Dinner bertema “Jakarta a Dining History”. Degustation dinner ini terinspirasi oleh buku “Jakarta a Dining History” karya praktisi kuliner Kevindra Soemantri. Selama makan malam berlangsung, sang penulis buku akan menarasikan sejarah dan inspirasi tiap makanan yang disajikan. Melengkapi kegiatan ini adalah sebuah pop-up exhibition atas dukungan Jakarta Library and Archive Services. Kegiatan Narrative Dinner ini juga berlangsung pada 24 Juni.
Siang harinya di 24 Juni, Anda bisa ikuti Chocolate Workshop yang dipandu oleh Pipitlin Cocoa. Di workshop ini akan diajarkan cara membuat chocolate bar (dan menghiasnya) dengan konsep bean-to-bar process. Coklat yang Anda buat bisa kemudian dinikmati bersama artisanal tea selections and small buffet cita rasa savory untuk sebuah pengalaman after noon tea yang chic. Keesokan harinya pada 25 Juni tersedia “Flavors of Jakarta” Sunday Brunch yang menyuguhkan aspek multikultur dari kuliner Jakarta dalam metode all-you-can-eat.
Jika Anda memesan Executive Room untuk weekend stays pada periode 16-25 Juni (inclusive of daily breakfast di Jakarta Restaurant dan The Courtyard), Anda bisa menikmati langsung satu pilihan kegiatan untuk 2 orang. Kegiatan yang bisa dipilih adalah “Heritage of Batavia” Rijsttafel Dinner, “Jakarta a Dining History” Narrative Dinner, “Picnic and Paint: Old Batavia”, dan “Flavors of Jakarta” Sunday Brunch. Menambah semarak perayaan hari jadi Jakarta di hotel ini, sepanjang 9-22 Juni juga akan hadir pameran “Threads of Time: A Semarak Jakarta Exhibition”. Bekerjasama dengan Bartele Gallery dan Jakarta Library and Archive Services, eksibisi yang terbuka untuk umum ini akan menampilkan peta-peta antik, foto, buku, dan objek historis lain yang akan memberi insight tentang atmosfer Jakarta tempo dulu.