Revolutionary folklore.
Karya seni ‘Tree of Life’ dari seniman Ukraina, Olesia Trofymenko, adalah basis dari koleksi Christian Dior Haute Couture untuk Fall/Winter 2022. Pohon kehidupan tersebut adalah jembatan antara bumi dan angkasa, batang-batangnya menunjukkan keindahan alam, dan akarnya berpijak kuat di tanah. Ibaratnya, koleksi ini adalah sang pohon yang menyambungkan fashion dengan seni, batang-batangnya adalah kreasi-kreasi yang ditampilkan, dan akarnya berpijak pada couture craftsmanship sang rumah mode.
In this collection, the pieces embody stories of mythology, folklore, and fairytales. Dari manapun kisah itu berasal, mereka bertemu di koleksi ini. Kreasi-kreasinya elegan, romantis, dan dreamy. Kesan calming dan intimate terpancar dari paletnya yang lembut, kemudian disampaikan dengan siluet panjang dan puffy sleeves. Di antara warna putih dan beige, terdapat motif plaid dalam warna merah dan kuning dan warna biru yang diinterpretasikan menjadi tapestry-like coat yang terlihat bagaikan muncul dari film “Sleeping Beauty” buatan Disney.

Beautiful embroideries came forward as the main characters, pursuing their stories on cotton fabrics, wool crepe, silk, and cashmere. Untuk tekstur yang unik, hand-loomed fabrics diaplikasikan pada pakaian-pakaiannya. Bahan silk chiffon disulap menjadi airy dresses, lalu renda berwarna hitam dan tembaga menghiasi gaun-gaun dari kisah dongeng.
Pada hati koleksi ini adalah optimisme. Dalam sebuah wawancara, Maria Grazia Chiuri menjelaskan bahwa koleksi ini dikreasikan untuk memberikan ide optimisme di benak orang-orang bahwa kita bisa melakukan sesuatu dii tengah dunia yang tidak menentu ini.