Paris dalam Wujud Wewangian di Koleksi Terbaru Les Eaux de Chanel

The scent of Spring in Paris.

Teks: Salsabila Ramadhani Sutantio

 

Pernahkan terbesit di pikiran Anda tentang bagaimana kota Paris diekspresikan dan diimplementasikan dalam wewangian? Worry not, karena ide tersebut dapat dirasakan dan dinikmati lewat varian fragrance terbaru dari Chanel pada koleksi Les Eaux De Chanel.

Fragrance terbaru ini dinamakan Paris-Paris – merujuk kepada salah satu destinasi favorit dari sang founder, Gabrielle Chanel. Produk ini dikreasikan oleh perfumer ternama, Oliver Polge, yang sebelumnya melahirkan berbagai macam scent yang mendeskripsikan kota kota tertentu pada koleksi Les Eaux De Chanel. 

Setelah sebelumnya merilis varian Paris-Edimbourg, Paris-Riviera, Paris-Venise, Paris-Deauville, dan Paris-Biarritz, Les Eaux De Chanel Paris-Paris dirilis sebagai edisi keenam dari koleksi Les Eaux De Chanel. Polge menggambarkan koleksi ini sebagai perjalanan indera penciuman yang semarak, penuh kesegaran dan lightness. Paris-Paris terinsipirasi suasana pagi hari pada musim semi di Paris yang segar, elegan, dan riang.

“I was inspired by the destinations that have a strong connection to CHANEL. Each of them has left its mark on one of these fragrances” jelas sang Polge. Untuk komposisi aroma, top notes dari varian ini adalah citruses, lemon, dan pink pepper. Heart notes-nya adalah damask rose yang unik mendominasi keseluruhan aroma varian ini. Wangi patchouli juga akan mulai tercium dalam beberapa waktu tertentu pasca disemprotkannya wewangian, menjadikannya sebagai base notes.