A fusion of past and present of Euro-culture.
Sebuah olah kreativitas sangat menarik disuguhkan oleh Max Mara untuk periode Resort 2024. Seolah Ian Griffiths sang Creative Director pergi ke Eropa masa lampau dengan mesin waktu dan membawa visi kontemporernya untuk merancang busana-busana zaman itu. Hasilnya adalah paduan elemen-elemen klasik dengan aspek-aspek estetika masa kini yang cenderung sleek.
Siluet-siluet minimalis tampil sophisticated dan unique berkat kombinasinya dengan classic codes seperti gigot sleeves, elbow length capes, dan bow ties. Hadir pula rancangan tunik yang menyertakan braids, pom poms, tassels, dan folk motifs. Penggunaan warna-warna netral, earthy, dan monokromatis pada koleksi ini mendukung jiwa modern yang diusung.
Sebagian lainnya menampilkan floral prints yang kaya. Terkait hal ini, inspirasi yang dipakai adalah Midsommar, sebuah festival tradisional dengan pesona bunga-bunga liar. Melalui konsep tersebut terciptalah sapuan suasana romantis yang terasa pada koleksi ini. From elegant looks to feminine ones, you’ll have something special to choose in this collection.
Sisi kultural Skandinavia yang dipakai oleh Ian Griffiths nyatanya bukan hanya dari segi estetis. Fakta-fakta historis wilayah itu juga menjadi jiwa yang mendasari pengembangan koleksi, terkhusus berkenaan dengan sosok-sosok women empowerment. Kali ini rujukannya adalah Queen Christina of Sweden, seniman drama Henrik Ibsen, dan penulis Selma Lagerlöf.