Fendi Spring/Summer 2024, Napas Segar Sebuah Pernyataan Identitas

Reiterating its codes through refreshing creativity.

 

There is an elegance in ease and not caring what anybody else thinks – that is real luxury.” Demikian sudut pandang Kim Jones yang terhasilkan saat mengobservasi Roma. “ In this collection, I wanted to reflect that. It is about women who dress for themselves and their own livesIt’s not about the spectacle of being looked at but the reality of wearing and the confidence and chicness that comes with it,” sambungnya.

Apa yang ada di kepala sang artistic director diterjemahkan ke dalam sense of duality yang dekat dengan identis Fendi. Praktikal sekaligus fun serta masculine tailoring bertemu feminine sensibility adalah contoh perwujudannya. Tengok bagaimana waistband dari tailored trousers dilipat ke luar yang menyingkap konstruksi desainnya. Sebuah over-sized masculine car coat diimbangi dengan feminitas dari metal ankle ballet car shoes.

Recurring codes seperti Selleria stitch mengukuhkan legasi sang rumah mode untuk masa kini. Elemen tersebut bisa dijumpai baik pada leather bags, garments, hingga bermetamorfosis ke bentuk metal thread hardware pada sepatu maupun perhiasan Fendi Filo karya Delfina Delettrez Fendi. Begitu juga dengan FF logo yang diseksplorasi secara lebih playful dan abstrak di rangkaian perhiasan ataupun rancangan ready-to-wear.

Pada area tas, Silvia Venturini Fendi merilis kreasi ragam gaya, ukuran, material, dan teknik untuk merefleksikan berbagai karakter pengguna. Fendi pop iconography mewarnai tas Fendi Peekaboo, Baguette, Origami, dan First. Varian tas terbaru yang diperkenalkan pada show ini adalah Flip yang hadir dalam bentuk lipat berpalet colour-blocked. The new it-bag of Fendi we love!