Eksplorasi Art Basel Hong Kong 2022

With various art programs.

 

Sebelumnya dijadwalkan pada bulan Maret, Art Basel Hong Kong 2022 akhirnya terselenggara pada bulan Mei, tepatnya pada 27-29 Mei 2022. Untuk kedua kalinya menggunakan format hybrid yang menggabungkan platform daring maupun luring, event bergengsi dunia seni di Asia ini diikuti oleh 130 galeri dari berbagai negara.

Art Basel Hong Kong kali ini menampilkan enam instalasi skala besar yang dipresentasikan oleh peserta pameran terpilih. Termasuk di antaranya karya Hsu Yunghsu yang dipresentasikan oleh Galeri Liang, karya Bingyi  yang dipamerkan oleh Ink Studio, dan karya Ming Fay. Beberapa galeri yang juga berpartisipasi dalam menampilkan instalasi skala besar adalah Hanart TZ Gallery, Flowers Gallery, dan Alisan Fine Arts. Sementara itu, galeri-galeri ternama seperti Galerie du Monde, Gagosian, White Cube, David Zwirner, hingga Gajah Gallery mempresentasikan karya-karya yang juga menawan.

Yang turut menjadi highlight dari acara tahun ini adalah ‘The Shape of Light’ karya Ellen Pau dalam payung kerjasama Art Basel dan M+. Karya ini mengeksplorasi cahaya dalam bentuk moving image. Menampilkan sutra populer dalam Buddhisme Mahayana, ‘Sutra Hati,’ yang diungkapkan melalui bahasa isyarat, video ritualistik ini merenungkan konsep filosofi spiritual tentang ‘bentuk adalah kekosongan, kekosongan adalah bentuk’. Karya tersebut akan dipresentasikan di M+ Facade dari 20 Mei hingga 19 Juni, pukul 19.00 hingga 21.00 setiap hari.

Program lain yang menjadi bagian Art Basel Hong Kong tahun ini adalah Artist Tram Project yang mengundang seniman lokal Cherie Cheuk Ka-wai, Stephen Wong Chun-hei, dan Shum Kwan-yi untuk memproyeksikan karya mereka di eksterior Hong Kong tram, moda transportasi ikonik di sana. Pengalaman hidup para seniman tentang lansekap kota, pemandangan sehari-hari, interaksi sosial, dan kenangan mereka tentang Hong Kong menjadi materi inspirasi karya mereka.

Pada tahun ini terdapat pula Fine Art Asia Pavilion yang mengundang seniman kontemporer untuk menciptakan karya baru dalam menginterpretasikan kembali elemen antik di berbagai medium. Bertajuk ‘Transform / ARTique’ dan dikuratori oleh Eric Leung Shiu Kee, Paviliun ini akan mempertemukan 20 seniman. Program khusus film turut memperkaya ajang tahun ini. Dikurasi oleh seniman dan produser multimedia yang berbasis di Beijing dan Zurich, Li Zhenhua, sektor film akan menampilkan 15 film oleh dan tentang seniman. Film-film tersebut ditampilkan di Louis Koo Cinema, Hong Kong Arts Centre secara gratis.

Secara virtual, Art Basel Live kembali menampilkan Online Viewing Room, video streaming langsung, hingga tur virtual. Pelaksanaan Art Basel Hong Kong dilakukan sesuai dengan peraturan pemerintah Hong Kong. Semua pengunjung diminta untuk memberikan bukti vaksinasi ganda saat masuk melalui penggunaan aplikasi LeaveHomeSafe.