Always effortlessly pretty.
Sore sekitar pukul setengah lima, matahari di langit Jakarta kala itu tampak masih enggan berlabuh ke peraduannya. Kadang sinarnya tertutup oleh kumpulan awan besar yang bergerak tertiup angin. Alhasil sebagian tamu show koleksi Cruise 2023 dari desainer senior Edward Hutabarat beberapa kali lepas-pasang kacamata hitam dengan rambut yang bergerak sepoi seperti juga pohon-pohon di Skydeck Sarinah – sebuah area yang baru dibuka pada awal tahun ini dan menjadi bagian penyegaran wajah shopping center historis gagasan Presiden Soekarno demi memajukan usaha kreatif lokal. The set really suited the collection.
Strapless midi dress siluet ‘A’, blouse dipadu slouchy bubble shorts, ruffled midriff tank top padanan high-waisted pants, rupa-rupa blazer dan coat dresses, serta ragam desain flowy gowns tampil effortlessly pretty bernapaskan etnik Nusantara dari elemen utama batik. Setiap kali desainer yang akrab disapa Bang Edo ini menggunakan formula rancangannya yang timeless, setiap kali itu pula rangkaian desain tersebut berhasil membuat kesima. Tiap item batik dalam koleksi ini didesain untuk dapat dipadupadankan dengan berbagai item lain yang non-batik sehingga Anda punya kebebasan luas untuk menciptakan ragam look.
Kali ini motif-motif batiknya dominan terinspirasi budaya Tionghoa, yang meliputi bunga krisan, peony, juga megamendung. Batik garis yang menjadi signature-nya terinkorporasi secara chic dengan motif-motif lain. Sebagian motif batik yang digunakan pada koleksi ini dibuat menggunakan teknik colet atau teknik lukis sehingga tercipta painting effect. Batiknya sendiri bersumber dari produsen-produsen batik berkualitas dari Cirebon di Jawa Barat dan Pekalongan di Jawa Tengah. Beberapa di antaranya adalah Nurcahyo, Warisan dan Trusmi. Sang desainer selalu berhati-hati dalam mengolah kain-kain batik. Penerapan pola dan pemotongan kain dilakukan agar unsur estetika dan filosofi motif batik tetap terjaga.
“Melalui koleksi ini, saya berusaha konsisten dengan menampilkan batik sebagai koleksi yang adaptif untuk cuaca di negara tropis namun tetap terjaga elegansinya. Koleksi UMKM dihadirkan dalam presentasi yang lebih lux dan modern,” ucap Edward Hutabarat. Produk-produk UMKM yang disertakan untuk mempercantik ragam kreasi busana mencakup kalung, topi, dan tas bermaterial rotan, kayu, dan kulit dari beberapa daerah.