Cara Dior Pertegas Eksistensi di Negeri Ginseng

Through the K-wave.

 

Untuk pertama kalinya, Dior menghelat fashion show di Korea Selatan. Berlangsung di Ewha Womans University, Seoul, pada akhir April lalu, peragaan mode ini menampilkan koleksi Fall 2022. Kreasi-kreasi Maria Grazia Chiuri pada koleksi ini tampil poetic sebagai hasil perbincangan antara legasi Dior dan estetika kontemporer yang terus bergerak.

Bar jacket yang ikonis diolah uang dengan inspirasi men’s suiting. Pleated skirts disajikan bersama rangkaian black and white kilts. Knitwear dinamis dengan 3D embroidery. Juga hadir pada koleksi ini adalah men’s coats dengan ultrashort skirts, serta biker shorts yang dipadankan dengan white blouses dan black ties. Rangkaian evening gowns yang khusus didesain untuk show ini menyuguhkan siluet-siluet ikonis – contohnya Juno – yang diinterpretasi ulang dengan cutting yang bold dan asimetris.

Pagelaran mode ini bertabur selebriti Korea yang menyedot perhatian masyarakat dunia. Apa yang dilakukan Dior di Negri Ginseng ini semakin memperjelas citra Korea sebagai pemain besar kultur kontemporer dengan pengaruh di berbagai bidang, termasuk mode. Semakin menegaskan eksistensinya di Seoul, selain menggelar fashion show pertamanya di Korea Selatan, Dior pun menginagurasi sebuah concept store unik di Seoul.

Terletak di Seongsu-dong, store baru ini memiliki struktur menyerupai façade dari 30 Montaigne dengan metallic mesh-nya. Di dalam open-air construction yang roofless ini terdapat sebuah taman terinspirasi alam Korea dan French gardens; sebuah cerminan dari kecintaan Monsieur Dior pada bunga. Sebuah space berarsitektur kayu menjadi tempat untuk The Dior Union women’s line. Anda yang ingin mempersonalisasi Dior Book Tote, hadir Book Tote Room.

Elemen lokal turut diangkat pada interior dari store baru ini. Contohnya adalah sculptural furniture bermaterial polystyrene foam karya Kwangho Lee, juga furnitur kombinasi metal dan kayu kreasi Jeonghwa Seo. Sebagai tribute untuk Korean craftsmanship, toile de Jouy yang menjadi ikon rumah mode Dior dibuat dari Hanji paper yang berasal dari campuran serat mulberry dan natural wood pulp di negara tersebut.

Satu focal point yang atraktif di store ini adalah karya seni hasil kolaborasi Dior dan Korean digital design company d’strict. Karya tersebut menampilkan atmosfer vila masa kecil Christian Dior di Granville serta keindahan tamannya dengan mawar-mawar menawan. Anda yang ingin menikmati sesi mengudap nan chic dapat mengunjungi Café Dior di store ini.