The exquisite Aman experience in the Big Apple.
Setelah Tokyo, Aman kini mendirikan propertinya di urban city selanjutnya: New York. Perdana menyambut tamu pada awal Agustus ini, Aman New York merupakan hasil transformasi Crown Building nan ikonis di Manhattan. Crown Building yang kini menaungi 83 suites dan 22 residences Aman ini dibangun pada tahun 1921 dengan Warren & Wetmore sebagai perancangnya.
Melalui proses restorasi secara signifikan, Aman New York yang terbangun dari kombinasi arsitektur original dan hasil restorasi siap menawarkan suasana tranquil di tengah hiruk pikuk kota New York. Ketika Anda datang dan naik ke lantai 14 di hotel yang proses restorasinya dipimpin oleh Jean Michal Gathy dari Denniston, Anda akan disambut dengan double-height atrium yang megah dan menghubungkan beberapa socializing spaces.
Ruang-ruang tersebut adalah restoran Italia Arva, sebuah Wine Library, dan Nama yang adalah restoran Jepang berkonsep washoku (tradisi kuliner Jepang berasas penghargaan pada alam). Nama juga menawarkan omakase di sebuah Japanese Hinoki wood counter. Restoran-restoran itu dihubungkan oleh sebuah Garden Terrace dikelilingi tetumbuhan berfasilitas reflective pools dan firepits. Lahan terbuka seluas 650 meter persegi ini dilengkapi retracting glass roof sehingga bisa dinikmati sepanjang tahun.
Anda yang ingin menikmati jiwa kota New York yang soulful bisa datang ke Jazz Club di properti itu dengan tawaran live performances malam hari. Untuk memanjakan tubuh, Aman Spa yang menempati 3 lantai dengan luas total 2.300 meter persegi hadir dengan ragam fasilitas yang mencakup kolam renang indoor sepanjang 20 meter dengan pencahayaan warm dari copper light installations. Spa Houses yang terdiri dari double treatments room menyuguhkan pengalaman wellness istimewa dengan private outdoor terraces berfasilitas plunge pool hangat dan dingin serta fireplaces.
Suites di Aman New York dibuat merujuk pada properti-properti Aman Asia Tenggara yang lebih airy. Setiap suite-nya dilengkapi fireplace dan bathroom luas berfasilias marble rain shower dan double vanities. Jendela-jendela yang besar menyempurnakan pengalaman menginap dengan pemandangan yang ditawarkan. Pada lantai 11 dan 12 terdapat 11 Grand Suites yang cocok bagi keluarga. Sementara 2 Aman Suites menyuguhkan panorama Fifth Avenue dan 57th Street lengkap dengan living area, dining area untuk 6 orang, kitchenette dengan counter seating, juga walk-in wardrobe yang besar.
Sisi artsy terasa lewat mural besar karya seniman kontemporer Jepang, Ryoko Adachi, yang terinspirasi “Pine Trees” yakni sebuah masterpiece abad ke-15 dari Hasegawa Tōhaku (pada tahun 1952 ditetapkan sebagai National Treasure di Jepang). “Following the success of the multi-award-winning Aman Tokyo, our strategy to bring the coveted Aman lifestyle to urban destinations continues apace. A milestone opening, Aman New York marks our greatest investment into a single destination to date.The hotel introduces an entirely new concept to the city through expansive and unmatched amenities, which propels the brand forward, delivering a guest experience like no other,” ucap Vlad Doronin, CEO Aman.