A chic British tradition dating back to 1865.
There’s so much to say about the iconic “pink hotel,” The Langham. More than just its distinctive blush-toned identity, The Langham – opened in 1865 by the Prince of Wales – helped shape Europe’s hospitality scene as the continent’s first purpose-built Grand Hotel. It revolutionized luxury lodging with hydraulic lifts, air conditioning, and early electric lighting.
Penulis ternama seperti Mark Twain hingga Oscar Wilde, bahkan Napoleon III sampai Putri Diana, menjadi bagian dari sejarah hotel Langham. Mendekati hari jadinya yang ke-161 pada 10 Juni, Langham merilis Afternoon Tea Book. Sejak hotel itu dibuka, afternoon tea telah menjadi salah satu tawaran kuliner untuk para tamu. Langham London merupakan hotel pertama yang mengkomersilkan dan mempopulerkan afternoon tea.
Di Jakarta, buku tersebut dapat diperoleh di Alice by Tom Aikens. Dirancang untuk sebuah pengalaman kuliner sekaligus perayaan tradisi, The Langham Afternoon Tea Book mengundang Anda untuk turut membawa tradisi klasik ini ke rumah. Buku resmi dari The Langham ini berisi kumpulan resep dengan ilustrasi yang indah. Di dalamnya dapat ditemui kreasi ikonik hingga sentuhan modern dari tea room The Langham, lengkap dengan panduan langkah demi langkah untuk menghadirkan setiap sajian di rumah.
Buku ini juga dilengkapi dengan rekomendasi paduan teh dari para ahli serta pembahasan menyeluruh mengenai dasar-dasar patisserie, memungkinkan Anda untuk mengeksplorasi perpaduan rasa sekaligus seni penyajian yang elegan. Jika berkunjung ke Alice, Anda juga dapat menikmati kreasi-kreasi yang ada di buku ini – and all are delicious. Mulai dari scone ikonik khas The Langham hingga pilihan pastry dan hidangan gurih yang, setiap elemen mencerminkan tradisi hotel tersebut.
Pengalaman Anda akan diawali dengan pilihan sandwich klasik, termasuk Coronation Chicken Curry, Homemade Smoked Salmon, Classic Cucumber, dan Roasted Beef. Selanjutnya akan disajikan scone khas The Langham yang disajikan hangat, tersedia dalam varian original dan kismis, dilengkapi dengan orange marmalade, selai stroberi, dan clotted cream tradisional.
Perjalanan ini kemudian ditutup dengan rangkaian sajian manis dan gurih, seperti Red Velvet Cake dan Pistachio and Raspberry Flower hingga Salmon Waffle, Warm French Onion Quiche, dan Beef Tartare Cone. Semua dipadukan dengan pilihan teh premium dari Dammann Frères. Melalui peluncuran ini, The Langham terus merayakan warisan panjangnya sekaligus menghadirkan interpretasi baru bagi tradisi afternoon tea.