Kolaborasi Kojo dan Toton di Luar Zona Nyaman

Twisting the classic.

 

Era digital adalah masa dimana unit-unit informasi dengan mudah dikomunikasikan sehingga percakapan dan pertukaran ide pun semakin mudah terbangun. Hasil yang diharapkan dari proses itu tentunya adalah buah konsep baru yang tercipta melalui diskusi antar partisipan dimana sudut pandang masing-masingnya dipaparkan, ditantang, dan direvisi. dalam dunia desain kreatif, dialog semacam itu – yang “memaksa” seseorang untuk tak tinggal diam dalam zona nyamannya – dapat hadir dalam rupa kolaborasi.

Memahami bernilainya proses kolaborasi di dunia fashion untuk menghasilkan karya-karya yang progresif, segar, dan tidak monoton, brand Kojo yang didirikan oleh Karisma Prawira, Kania Pasaman, Hilarius Jason, dan Dea Ardyanda,  berkolaborasi dengan label Toton. Kali ini, ketiganya menggandeng fashion brand milik Toton Januar itu untuk merilis koleksi busana dan aksesori yang tampak neutral gender sehingga dapat dikenakan oleh laki-laki maupun perempuan; sebuah langkah relevan untuk merefleksikan kultur saat ini yang semakin ramah dengan konsep gender-fluid.

Koleksi yang tersedia di Ara Jakarta ini hadir dalam rupa kemeja lengan panjang dan hawaiian shirt berpalet warna membumi. Seperti baby blue yang seakan merepresentasikan nuansa langit, pine green seperti hijaunya hutan, plum purple hingga taupe. Kemeja ini tampil kasual dengan twist model kantong yang berlapis material jaring serta aplikasi zipper. It’s like having a pouch embedded to your shirt. Motif unggas dan kembang dalam warna vibran muncul pada kreasi tote-bag berpotongan scallop dan juga mini sling bag yang mengesankan streetwear nan dinamis. Fresh move to enjoy