An enduring force of elegance.
Menjabat sebagai artistic director di rumah mode yang sama selama 37 tahun bukanlah pencapaian yang mudah, tetapi Véronique Nichanian telah berhasil melakukannya di Hermès. Koleksi Fall/Winter 2026 ini merupakan koleksi terakhir di bawah pimpinan kreatif Nichanian. For one last time, Nichanian showcased her signature approach to the wardrobe of a Hermès man: quietly luxurious and purposeful in its craftsmanship.
Dalam koleksi ini, identitas Hermès tercermin melalui maskulinitas yang understated, rancangan yang tak lekang oleh waktu, dan detail yang penuh presisi. Strukturnya tegas, namun tetap memperbolehkan badan untuk bergerak dengan leluasa. Functionality is the key to this Hermès world. Dengan keahlian teknikal dan tekstil inovatif, kreasi-kreasi musim ini memancarkan confidence yang elegan dari mereka yang mengenakannya.
Outerwear is the main character of the collection. Permainan material dikemas dalam siluet-siluet klasik, seperti jubah wol, mantel kulit dengan motif buaya, dan jaket bomber dengan shearling berwarna pink koral. They protect, they’re comfortable, and they promise longevity. Sentuhan playful kami temukan pada tas dengan motif Boombox yang memiliki “speaker” dari leather appliqué. Bagaikan sebuah retrospektif terhadap era Nichanian di Hermès, sebuah reinterpretasi dari biker-collar leather jumpsuit di koleksi Fall/Winter 1991 turut hadir di sini.
Nichanian telah menutup babnya di Hermès dengan indah. A legacy of modern masculinity, consistently delivered for almost four decades. Ke depannya, Grace Wales Bonner akan melanjutkan kisah sang rumah mode dan nilai-nilai yang ditinggalkan Nichanian.