Hennessy Declassified, An Interactive History

Menjelajahi living secrets di balik delapan generasi Hennessy cognac.

 

Jika Anda familiar dengan minuman cognac, Anda pasti sudah tahu bahwa Hennessy merupakan salah satu produsen terbaik jenis minuman tersebut. Dengan sejarah yang panjang, brand cognac ini mampu terus mempertahankan cita rasa, keahlian, serta tradisi pengolahannya. Dalam kurang lebih 250 tahun keberadaannya, Hennessy telah berhasil mengabadikan sebuah warisan yang didasari oleh eksplorasi dan penemuan kombinasi terbaik dari expertise alam dan manusia. Bagaimana Maison besar ini mempertahankan kesuksesannya yang telah tersebar ke lima benua itu? Hennessy membuka rahasia komitmen mereka terhadap kreasi, legasi, excellence, dan sustainable development kepada warga dunia melalui sebuah eksibisi interaktif, di mana para penikmat cognac dapat melihat dan mengerti setiap tahap proses pembuatan Hennessy cognac untuk mencapai kualitas yang selama ini konsisten ditawarkan Maison ini.

 

What Are Hennessy Cognacs?

Sebelum kami masuk dan memperkenalkan proses pembuatan cognac untuk Anda, kami ingin mengakrabkan Anda pada cerita dan sejarah setiap varian yang ada dalam naungan brand Prancis ini. Adalah Hennessy V.S.O.P (very superior old pale) yang kini mungkin sangat dekat dengan konsumsi warga Indonesia dan dunia pada umumnya. Jenis cognac ini dibuat atas personal request calon Raja Inggris, George IV, sekitar dua abad lalu. Sejak saat itu, cognac ini telah membangun reputasi baiknya dalam kurun waktu tersebut. Ia dikenal dengan well-structured blend dan harmonious taste dan dikarakterisasikan oleh aroma khas, balance, dan long-lasting finish. Menghirup cognac ini, indera penciuman Anda akan dimanjakan dengan aroma fruity dan madu. Ketika ia menyentuh ujung lidah Anda, ia akan menyapa Anda dengan rasa vanilla, cove, cinnamon, candied fruit, dan brandy, dengan after taste yang mengandung woody notes. Sebagai yang paling ringan dan ‘playful‘ dari pilihan lainnya, cognac ini sangat direkomendasikan untuk menjadi campuran cocktails sesuai selera Anda.

 

 

Berikutnya ada Hennessy X.O (extra old). Tentunya Anda juga sudah sering menemui jenis cognac ini di Indonesia. Sebagai satu dari hanya dua jenis cognac Hennessy yang dijual di Indonesia, ia dikenal masyarakat sebagai emblematic icon dari House of Hennessy. Dikreasikan oleh Maurice Hennessy pada tahun 1870, Hennessy X.O merupakan ciptaan orisinil yang konsisten menyajikan rasanya sejak awal pembuatannya, namun tak pernah berhenti mengejutkan para connoisseur yang kerap menemukan multiple facets setiap kali mencicipinya. Ini disebabkan oleh proses pencampuran eaux-de-vie manual yang dilakukan turun-temurun oleh keluarga Fillioux. Don’t worry, we’ll get to what eaux-de-vie is and who the Fillioux are. Dengan ornamen anggur serta warna emas dan hitam, botolnya terlihat mewah dan maskulin. Melihat rupanya, mungkin Anda sudah bisa membayangkan bagaimana rasa dari cognac ini. Ia mengandung aroma spices, ripe grapes, dan cinnamon, dengan sentuhan rasa oak, vanilla, toffe, dan finishing yang halus namun intense. Bisa membayangkan sensasinya?

Ketiga cognac lain yang akan diperkenalkan di eksibisi ini ialah Hennessy Paradis, Hennessy Paradis Impérial, dan Richard Hennessy. Ketiga cognac ini tidak tersebar di Indonesia, namun mereka sangat menarik untuk diketahui. Hennessy Paradis dijual dengan harga sekitar Rp15.000.000, dan diciptakan langsung oleh Maurice Fillioux pada 1979. Cognac ini merupakan satu dari yang paling elegan, voluptuous, dan nikmat. Ia disimpan selama 25 hingga 100 tahun sebelum dijual dan diedarkan ke lima benua. Sedangkan, Hennessy Paradis Impérial merupakan cognac yang memancarkan soft, rich, and creamy fragrance dengan tambahan nuansa aroma kayu, cinnamon, dan dried fruit. Diperkirakan cognac ini dijual seharga Rp20.000.000. Can you imagine the effort and quality this cognac offers? Melampaui itu semua, Richard Hennessy merupakan cognac termahal Hennessy dengan harga jual sekitar Rp50.000.000. Diciptakan oleh Yann Fillioux, cognac ini membentuk sebuah jembatan antara masa lampau dan masa sekarang. Campuran yang complicated menciptakan sebuah warisan dari 250 tahun sejarah, talenta, pengetahuan, dan expertise, yang merangkum penuh savoir-faire dari Hennessy. Meski dengan varian harga yang berbeda, kualitas dari setiap cognac ini tidak ada yang menandingi satu sama lain. Hennessy mempersembahkan ekspertisi yang sama ke dalam setiap tetes dalam botol-botol mereka. We assure you, each of them is worth the buy.

 

Journey to the Tradition

Setelah mengenal kelima jenis cognac yang dproduksi Hennessy, mari kita masuk dan melihat lebih dekat proses pembuatan cognac mewah ini. Mengambil tempat di lantai 1 Pacific Place Mall, Jakarta, Hennessy membangun lima ruangan edukatif yang menceritakan tahapan produksi para cognac mereka. Masuk ke dalamnya, Anda akan bertemu sebuah ruangan yang dinamakan “A Walk in Cognac” dengan instalasi balon yang disusun menyerupai anggur dan layar besar berbentuk siku-siku yang menyatu dengan dinding instalasi ini. Pada layar tersebut terpampang aktivitas di vineyard Hennessy di Cognac, Prancis. Vineyard berukuran 200 hektar ini mampu memproduksi 120.000 botol wine putih setiap panennya. Wine putih ini kemudian diolah melalui proses distilasi yang akan menciptakan intisari dari calon cognac. Intisari tersebut dinamakan eaux-de-vie, atau secara harafiah berarti “air kehidupan”. Proses distilasi dari white wine dijelaskan secara rinci melalui visual dalam ruangan kedua. Ruangan bernama “Distillation Room” tersebut meng-expose secara detail bagaimana setiap tetes cognac dibuat. FYI, setiap botol Hennessy dibuat dari 60 campuran eaux-de-vie berbeda demi menciptakan konsistensi yang sama. Menarik, bukan?

 

 

Dalam ruangan ketiga yang dinamakan “In the Heart of Hennessy“, Anda akan dipertemukan dengan sebuah barrel. Ini merupakan barrel yang diproduksi handmade, tanpa bantuan paku dan lem, sehingga tidak mempengaruhi rasa dari eaux-de-vie cognac Hennessy. Setelah melalui proses distilasi yang panjang, para eaux-de-vie akan disimpan di dalam barrel tersebut untuk memaksimalkan rasanya. Ruangan berikutnya adalah “Time for Decision”. Berbeda dengan ketiga ruangan sebelumnya yang didominasi warna hitam dan gelap, ruangan ke-4 menghadirkan vibe yang lebih modern dengan balutan warna putih dari lantai sampai ke keempat sisi temboknya. Dalam ruangan ini diceritakan bahwa pada pukul 11:00 setiap harinya, para master blender dari generasi ke generasi berkumpul untuk merapatkan campuran yang tepat, yang akan masuk ke dalam setiap botol Hennessy dan menciptakan cognac terbaik di dunia. Ingat dengan keluarga Fillioux yang kami sebutkan tadi? Di sinilah peran krusial mereka. Keluarga Fillioux merupakan satu-satunya keluarga yang telah mengisi pekerjaan expert ini secara turun-temurun. 60 jenis campuran yang masuk ke dalam setiap botol Hennessy ditentukan oleh mereka pada tahapan proses ini. Di seluruh dunia, hanya keluarga Fillioux-lah yang bisa melakukan pekerjaan ini dengan detail dan sempurna. Ini merupakan bukti bagaimana Hennessy mempertahankan tradisinya selama ini dalam delapan generasi. Pukul 11:00 sendiri dipilih karena rupanya panca indera manusia bekerja paling sensitif pada waktu tersebut setiap harinya. We are impressed!

Menutup perjalanan Anda, pada ruangan ke-5, Anda akan diperlihatkan setiap koleksi masterpiece dari Hennessy. Dalam ruangan yang dinamakan “Hennessy Collection” ini juga tersedia Hennessy X.O yang bisa Anda cicipi dengan bantuan representatif Hennessy. Hennessy Declassified merupakan eksibisi edukatif dan experiential bagi para pecinta cognac dan merupakan platform penting dalam mempertunjukkan proses di balik pembuatan Hennessy cognac yang tidak simpel. Eksibisi ini telah berlangsung di beberapa negara di Asia. Kunjungannya ke Indonesia berlangsung sejak 30 Oktober 2018 dan akan berakhir pada 2 November 2018. Pengalaman informatif ini sebaiknya tidak Anda lewatkan. Anda dapat mengunjungi situs resmi Hennesy di www.hennessy.com untuk informasi lebih lanjut.