Built around the power of Kinkeliba leaves.
Sisley memperkenalkan rutinitas men skincare Sisleÿum terbaru pada tahun ini, memperluas lini yang pertama kali diluncurkan pada 2011. Koleksi baru ini terdiri dari tiga langkah yang dirancang untuk menjawab karakteristik khusus kulit lak-laki sekaligus membantu merevitalisasi kulit dan mengaktifkan pertahanan alaminya.
Dari pengamatan Sisley, kulit laki-laki memiliki beberapa perbedaan dibanding kulit perempuan. Kulit laki-laki memiliki tingkat pH yang lebih asam, menghasilkan kadar sebum yang lebih tinggi, serta secara rutin terpapar proses bercukur yang dapat menyebabkan iritasi dan micro-lesions. Berdasarkan penelitian selama bertahun-tahun, Sisley ini juga mencatat bahwa meskipun kulit laki-laki lebih tebal dibandingkan kulit perempuan, pertahanannya justru lebih lemah, sehingga proses penuaan kulit cenderung muncul lebih lambat namun menjadi lebih nyata seiring waktu.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, rutinitas Sisleÿum terbaru berpusat pada produk-produk esensial yang dirancang khusus untuk kebutuhan perawatan kulit laki-laki. Inti dari koleksi ini adalah Phyt’active of Kinkeliba, ingredient baru yang dikembangkan secara eksklusif oleh Sisley Laboratories dan digunakan pada setiap produk rangkaian tersebut. Bahan ini diekstrak dari daun tanaman Kinkeliba yang berasal dari Afrika Barat dan secara tradisional telah digunakan dalam local pharmacopoeia.

Laboratorium Phytochemistry milik Sisley mempelajari tanaman tersebut menggunakan enam teknik ekstraksi dan metode analisis canggih. Melalui proses ini, lebih dari 1.500 struktur molekuler berhasil dikembangkan dan dianalisis. Para peneliti mengidentifikasi berbagai polyphenols serta kelompok senyawa kimia yang disebut kinkeloids, yang kemudian mengarah pada pengembangan ekstrak antioksidan yang menenangkan.
Langkah pertama dalam rutinitas ini adalah Purifying Cleansing Gel. Dirancang untuk membersihkan kulit secara mendalam, formulanya mengandung Sage extract dan membantu mengatasi kelebihan sebum tanpa membuat kulit terasa kering. Tekstur gel berubah menjadi busa ringan saat bercampur dengan air, sehingga cocok digunakan untuk membersihkan kulit maupun area janggut. Setelah dibilas, kulit tampak bersih dengan hasil akhir matte.

Selanjutnya adalah Revitalizing Toning Lotion. Dilakukan di antara tahap pembersihan dan pelembapan, lotion ini dirancang untuk mempersiapkan serta menyeimbangkan kembali kondisi kulit, sekaligus membantu mengoptimalkan kinerja produk perawatan kulit yang digunakan setelahnya. Formulanya memadukan Phyt’active of Kinkeliba dengan sejumlah bahan tambahan. Ekstrak Persian Acacia memberikan manfaat energising, sementara ekstrak Prickly Pear Flower membantu mendorong cellular renewal. Vitamin B3 juga ditambahkan untuk membantu memperkuat fungsi barrier kulit.
Langkah terakhir adalah Anti-Ageing Cream, yang tersedia dalam dua tekstur berbeda dan disesuaikan dengan kebutuhan berbagai jenis kulit. Mattifying Gel-Cream diformulasikan untuk kulit berminyak dan kombinasi. Teksturnya ringan, non-greasy dan non-sticky, serta dirancang untuk cepat meresap ke dalam kulit. Formulanya mengandung Java Tea extract dan botanical starch yang dipilih untuk membantu mengurangi kelebihan sebum, menyamarkan tampilan pori-pori, serta mempertahankan hasil akhir mattified sepanjang hari.

Untuk kulit normal hingga kering, Sisley menghadirkan Comfort Cream. Formulanya menyuguhkan karakteristik tekstur yang ringan. Kandungannya meliputi shea butter, shea oil, phytosqualane, dan sunflower oil. Komponen-komponen ini memberikan nutrisi sekaligus membantu mendukung skin barrier tanpa meninggalkan residu berminyak. Krim ini dirancang untuk membantu mengatasi rasa tightness akibat kulit kering serta memberikan kenyamanan jangka panjang.
Melengkapi ingredients-nya, signature fragrance profile dikembangkan khusus untuk rangkaian ini. Nuansa aroma woody, amber, dan spicy dipadukan dengan essential oils dari marjoram, rosemary, dan sage. Efeknya adalah nuansa soothing dan stimulating lewat aroma yang khas.